PALANGKA RAYA – LENTERAKALIMANTAN.NET
Kontingen Kabupaten Murung Raya sukses mengukuhkan posisinya sebagai yang terbaik setelah merebut Juara Pertama dalam Lomba Keterampilan Tradisional Manjawet Uwei (menganyam rotan) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Palangka Raya baru-baru ini. Prestasi gemilang ini ditorehkan oleh Margaret Uwei, perajin utusan Murung Raya yang memukau dewan juri lewat demonstrasi teknik anyaman tingkat tinggi yang presisi dan sarat akan nilai filosofis budaya Dayak.
Dalam kompetisi yang berlangsung ketat tersebut, Margaret berhasil mengungguli utusan dari kabupaten/kota lain. Dewan juri menilai karya Margaret sebagai yang paling unggul karena memenuhi empat indikator utama penilaian secara sempurna: kecepatan durasi pengerjaan, ketelitian mendetail, kerapian produk akhir, serta kepatuhan yang ketat terhadap pakem motif pakis dan filosofi budaya Dayak.
Manjawet Uwei sendiri merupakan seni ketangkasan tradisional suku Dayak dalam mengolah dan menganyam rotan (bahan alam) menjadi berbagai peralatan rumah tangga serta produk kerajinan bernilai guna. Di tengah gempuran modernisasi, lomba ini sengaja diinisiasi sebagai panggung pembuktian sekaligus ruang merawat warisan leluhur agar tidak punah ditelan zaman.
Keberhasilan Margaret memuncaki podium juara menjadi bukti sahih bahwa denyut pelestarian keterampilan tradisional di Kabupaten Murung Raya masih berdenyut nadi dan diwariskan dengan sangat baik antar-generasi.
Merespons capaian membanggakan ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Otoritas setempat berharap kemenangan ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan mampu menjadi pemantik stimulus bagi generasi muda di Murung Raya untuk kembali menengok, menjaga, dan mengembangkan kearifan lokal. Lebih jauh, prestasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi identitas budaya daerah di panggung provinsi hingga level nasional.(Lkg)
(Sumber: InfoPLK)











