TABALONGLENTERAKALIMANTAN.NET

Halaman Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Murung Pudak mendadak riuh pada Minggu dini hari, 14 Juni 2026. Bukan karena adanya penanganan kasus kriminal, melainkan karena puluhan warga berkumpul untuk menyaksikan siaran langsung Piala Dunia 2026 melalui layar lebar yang sengaja disiapkan oleh aparat kepolisian.

Kegiatan nonton bareng (nobar) yang diinisiasi oleh Polsek Murung Pudak ini menjadi strategi pendekatan humanis untuk mengikis sekat antara korps baju cokelat dan masyarakat urban di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Kapolsek Murung Pudak, AKP Sunaryo, memimpin langsung jalannya acara tersebut bersama seluruh personelnya. Sedikitnya 80 warga dari berbagai penjuru Kecamatan Murung Pudak tampak memadati lokasi sejak lepas tengah malam, larut dalam atmosfer kompetisi sepak bola tertinggi jagat raya tersebut.

Dalam nobar kali ini, antusiasme penonton terjaga lewat dua laga sengit yang berakhir tanpa pemenang. Pertandingan pertama mempertemukan Qatar kontra Swiss yang berkesudahan dengan skor imbang 1-1. Drama lapangan hijau berlanjut pada laga kedua saat tim raksasa Brasil dipaksa berbagi angka 1-1 oleh Maroko. Skor kembar ini justru menambah keakraban di lini penonton; sorak-sorai dan diskusi taktik mengalir cair antara polisi dan warga di sela-sela pertandingan.

Sejumlah warga yang memadati halaman Mapolsek melayangkan apresiasi atas inisiatif ini. Bagi mereka, fasilitas layar lebar dan ruang publik yang aman menjadi hiburan mahal yang jarang didapatkan secara gratis. Warga pun menaruh harapan agar agenda serupa tetap konsisten digelar pada laga-laga berikutnya selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Merespons respons positif publik, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, menegaskan bahwa transformasi pelayanan Polri kini bertumpu pada komunikasi yang setara dan tidak kaku.

“Kegiatan nonton bareng ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kami mengapresiasi antusiasme warga yang hadir dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung,” ujar Iptu Heri dalam keterangan resminya.

Heri menambahkan, Polres Tabalong berkomitmen untuk terus memproduksi ruang-ruang perjumpaan kasual seperti ini guna memperkuat kemitraan dengan warga. Ujung dari kedekatan ini, menurutnya, adalah terciptanya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara organik di wilayah hukum Tabalong.

Hingga peluit panjang pertandingan terakhir ditiup dan fajar mulai menyingsing, kerumunan massa membubarkan diri secara mandiri. Pihak kepolisian memastikan seluruh rangkaian acara nobar berakhir dalam kondisi aman, tertib, dan bebas dari gangguan keamanan..

Bagikan: