BANJARMASINLENTERAKALIMANTAN.NET

Polresta Banjarmasin menunjukkan sisi humanis yang kontras usai mengawal unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Senin sore (15/6/2026). Begitu massa membubarkan diri dengan tertib pada pukul 18.45 WITA, ratusan personel kepolisian langsung melipat tameng dan beralih memunguti sampah yang berserakan di area lokasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan respons cepat para petugas. Personel kepolisian yang semula bersiaga di lini barikade langsung berinisiatif memunguti botol plastik, kardus, hingga spanduk bekas yang tercecer di halaman serta bahu jalan di depan gedung parlemen tersebut.

Plh. Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Timbul R.K. Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Ipda Adi Harry Sucahyo, S.H., menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan bentuk tanggung jawab moral korps Bhayangkara terhadap fasilitas umum.

“Mengamankan aksi itu tugas. Menjaga kebersihan setelahnya juga bagian dari pengabdian,” ujar Ipda Adi Harry Sucahyo saat dikonfirmasi di lokasi.

Ia menambahkan, tindakan spontan ini diharapkan mampu menjadi pemantik kesadaran bagi para demonstran di masa depan.

“Kami ingin memberikan contoh bahwa menyampaikan aspirasi harus tetap tertib dan meninggalkan tempat dalam keadaan bersih,” lanjut Kasi Humas.

Demi memastikan kondusivitas jalannya penyampaian aspirasi tersebut, Polresta Banjarmasin sebelumnya telah menerjunkan ratusan personel gabungan berskala besar. Pengamanan ini memperkuat sinergi lintas satuan dan wilayah, yang terdiri dari:

  • Sat Brimobda Polda Kalsel

  • Dit Samapta Polda Kalsel

  • Polres Barito Kuala (Batola)

  • Polres Banjarbaru

  • Polres Banjar

Aksi unjuk rasa yang berjalan dinamis tersebut akhirnya menyentuh titik akhir menjelang malam. Tepat sekira pukul 18.45 WITA, gelombang massa mahasiswa mulai menarik diri dan membubarkan diri dari depan gedung DPRD Provinsi Kalsel. Seluruh proses pembubaran berlangsung kondusif, aman, dan tanpa diwarnai gesekan fisik antara aparat dan demonstran.

Bagikan: