BANJARMASINLENTERAKALIMANTAN.NET

Menghadapi lanskap keamanan global yang kian dinamis dan penuh ketidakpastian, Komando Resor Militer (Korem) 101/Antasari menegaskan bahwa profesionalisme prajurit tidak lagi sekadar urusan fisik dan taktis, melainkan harus berakar pada transformasi moral.

Pesan kuat ini mengemuka saat Kepala Staf Korem (Kasrem) 101/Antasari, Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E., M.I.Pol., membacakan amanat Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., dalam peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Miftahul Jannah, Banjarmasin, Rabu, 17 Juni 2026.

Dalam peringatan yang mengusung tema “Jadikan Semangat Muharram untuk Perubahan yang Lebih Baik Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat,” Danrem menggarisbawahi bahwa esensi hijrah harus dimaknai sebagai momentum perubahan radikal ke arah yang lebih positif, baik secara personal maupun institusional.

Menurut Brigjen TNI Ilham Yunus, tanggung jawab menjaga kedaulatan negara di era modern menuntut loyalitas yang tegak lurus dan adaptibilitas tinggi.

“Sebagai warga negara dan komponen bangsa, kita memiliki tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, kuat, dan berdaulat,” ujar Danrem dalam tertulisnya yang dibacakan Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi.

Menyikapi tantangan tugas yang semakin kompleks, Danrem menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menjadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI bukan sekadar hafalan, melainkan kompas moral utama.

Di tengah perkembangan lingkungan strategis yang cepat berubah, prajurit dituntut untuk terus memacu kompetensi.

“Semangat Muharram harus menjadi motivasi untuk terus belajar, berinovasi, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat soliditas satuan guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pokok TNI,” tegas Ilham Yunus.

Selain aspek instruksional, acara ini diisi dengan ceramah agama oleh ulama terkemuka Kalimantan Selatan, KH. Akhmad Sufyan Al Banjari. Dalam tausiyahnya, KH. Akhmad Sufyan menekankan pentingnya refleksi diri (muhasabah) sebagai fondasi peningkatan keimanan dan ketakwaan, yang menjadi jangkar moral bagi prajurit dalam menghadapi tekanan tugas.

Agenda spiritual yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran elite Korem, termasuk para Kasi Korem 101/Ant, prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta pengurus Persit KCK Koorcabrem 101 PD XXII/TB. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi pemantik stimulan moral baru bagi seluruh personel Korem 101/Antasari dalam menjalankan pengabdiannya. (Penrem 101/Ant)

Bagikan: