
TUMBANG MASAO – LENTERAKALIMANTAN.NET
Di tengah himpitan lonjakan harga bahan pokok yang kian mencekik, secercah bantuan pangan akhirnya menyentuh kawasan terpencil di hulu Kalimantan Tengah. Warga Desa Tumbang Masao, Kecamatan Sumber Barito, Kabupaten Murung Raya, menerima penyaluran bantuan ketahanan pangan darurat berupa beras dan minyak goreng dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Langkah intervensi ini dinilai krusial bagi wilayah yang secara geografis sulit dijangkau, di mana fluktuasi harga pangan kerap membebani dapur keluarga miskin secara ekstrem.
Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi taktis antara Pemprov Kalteng dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya. Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos., memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat tanggap ini. Menurutnya, sinergi lintas instansi tersebut memvalidasi komitmen negara dalam menjaga stabilitas sosial-ekonomi di tingkat tapak.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam meringankan beban ekonomi di bidang ketahanan pangan bagi warga yang tergolong tidak mampu,” ujar Rejikinoor saat memberikan keterangan, Rabu (17/6/26)
Tantangan utama dari program bantuan di wilayah hulu adalah akurasi data dan jalur logistik. Namun, pihak otoritas desa memastikan proses distribusi logistik pangan ini berjalan tanpa sumbatan.
Kepala Desa Tumbang Masao, Salim Ismail, S.I.P, menegaskan bahwa seluruh paket beras dan minyak goreng telah tersalurkan secara tertib dan tepat sasaran kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang paling rentan.
“Kami merasa diperhatikan dan dihargai. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami,” kata Salim Ismail. Ia menambahkan bahwa program ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah di wilayah-wilayah yang masuk kategori terpencil.
Selain meredam guncangan ekonomi domestik warga, program ini diproyeksikan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional yang dimulai dari level mikro (desa). Distribusi bahan pokok secara berkala dinilai mampu mengantisipasi potensi kerawanan pangan di daerah pelosok akibat rantai pasok yang panjang.
Di akhir keterangannya, baik otoritas desa maupun legislatif menekankan pentingnya keberlanjutan program intervensi seperti ini. Ketergantungan wilayah pedalaman terhadap stabilitas harga memerlukan jaminan pasokan yang konsisten.
“Atas nama seluruh warga Tumbang Masao, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Murung Raya atas kepedulian dan bantuannya,” tutup Salim.
Reporter: Suara akar rumput











