BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi, Apel, dan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat teknis yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, di Aula BPBD Kalsel, Kamis (2/7/2026). Rapat menjadi tahap finalisasi menjelang pelaksanaan apel kesiapsiagaan dan simulasi yang akan melibatkan berbagai instansi terkait.

Ronny mengatakan, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan belum menetapkan status siaga darurat karhutla karena kondisi cuaca masih relatif aman dengan curah hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

“Kondisi Kalimantan Selatan saat ini memang belum mengharuskan penetapan status siaga darurat. Berbeda dengan beberapa provinsi lain, kita masih berada pada kondisi yang cukup aman,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak lengah. Menurutnya, langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini agar personel, peralatan, dan mekanisme penanganan benar-benar siap ketika potensi karhutla meningkat.

“Kita berharap kondisi aman ini tetap terjaga. Namun, jangan sampai membuat kita terlena. Karena itu, kami menyiapkan apel kesiapsiagaan dan simulasi sebagai bagian dari peningkatan kesiapan personel maupun sarana prasarana dalam menghadapi ancaman karhutla di Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Ronny menambahkan, penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Karena itu, BPBD Kalsel terus memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, instansi pemerintah, dunia usaha, relawan, dan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.

Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang memberikan perhatian besar terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan.

Rapat persiapan juga membahas finalisasi teknis pelaksanaan Rapat Koordinasi, Apel, dan Simulasi Kesiapsiagaan Karhutla yang akan melibatkan puluhan instansi vertikal, perangkat daerah, BPBD kabupaten/kota, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga unsur relawan di Kalimantan Selatan(mckalsel/lnk).

Bagikan: