BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET

Kebun Raya Banua berencana memperpanjang jam operasional kunjungan hingga waktu berbuka puasa selama bulan Ramadan. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas tingginya minat masyarakat yang ingin menggelar buka puasa bersama di kawasan konservasi tersebut.

Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Rahmat Maidiyanto, menyampaikan sejak awal Ramadan pihaknya menerima banyak pertanyaan dari masyarakat terkait kemungkinan berbuka puasa bersama di area kebun.

“Memang dari awal masuk bulan puasa ini banyak yang bertanya, apakah bisa buka puasa bersama di kebun. Kami merespons permintaan-permintaan dari pengunjung dan warga yang menghubungi admin melalui WhatsApp,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa (3/3/2026).

Sebagai tindak lanjut, pengelola akan melakukan uji coba layanan buka puasa bersama selama satu pekan penuh, mulai Senin hingga Minggu pada pekan berikutnya.

“Mulai minggu depan kita coba selama satu minggu untuk membuka layanan tersebut,” tambahnya.

Rahmat mengakui terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait kondisi penerangan di area kebun pada malam hari. Ia mengimbau pengunjung memahami keterbatasan fasilitas pencahayaan yang masih perlu ditingkatkan.

“Kondisi penerangan menjadi tantangan bagi kami. Ini sebagai informasi awal agar pengunjung tidak terkejut jika pencahayaan di area kebun pada malam hari masih kurang mencukupi. Mudah-mudahan ke depannya ada penambahan fasilitas penerangan,” jelasnya.

Untuk mekanisme kunjungan, masyarakat dapat datang langsung tanpa reservasi, kecuali bagi rombongan dalam jumlah besar. Pengunjung dengan jumlah di atas 20 orang disarankan melakukan reservasi terlebih dahulu guna memastikan ketersediaan tempat dan kenyamanan bersama.

“Di atas 20 orang kami sarankan reservasi agar kami bisa menyiapkan tempat dan memantau kapasitas spot-spot untuk duduk buka puasa. Tujuannya supaya kami mengetahui jumlah pengunjung dan memastikan semuanya tetap nyaman,” terangnya.

Selama Ramadan, jam operasional Kebun Raya Banua dimulai pukul 14.00 WITA hingga waktu berbuka puasa. Penyesuaian ini dilakukan karena kunjungan pada pagi hingga siang hari dinilai kurang efektif selama bulan puasa.

“Kami menyesuaikan dengan kondisi bulan puasa. Kalau buka dari pagi seperti biasa mungkin kurang efektif karena rata-rata orang beristirahat di siang hari. Jadi kami buka menjelang sore, dari jam dua siang sampai waktu berbuka,” jelas Rahmat.

Selepas Ramadan, jam operasional akan kembali normal, yakni pukul 08.00 hingga 18.00 WITA.

Kebun Raya Banua diharapkan menjadi alternatif ruang terbuka hijau yang nyaman bagi masyarakat untuk bersilaturahmi dan menikmati suasana Ramadan, sekaligus tetap menjaga ketertiban serta kelestarian kawasan sebagai ruang edukasi dan konservasi(mckalsel/lnk).

Bagikan: