
PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Pemerintah Kabupaten Murung Raya kini tengah memacu akselerasi investasi sebagai motor utama penggerak ekonomi daerah. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Drs. Sarwo Mintarjo, menegaskan bahwa penguatan iklim investasi bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan hasil dari sinergi kolektif untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas perlunya daya saing daerah yang lebih kompetitif di tengah dinamika ekonomi nasional. Menurut Sarwo, keberhasilan menarik minat investor akan berdampak langsung pada parameter kesejahteraan masyarakat di kabupaten berjuluk Tira Tangka Balang tersebut.
“Penguatan investasi daerah merupakan kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sarwo Mintarjo dalam keterangannya, Minggu (28/3) di Puruk Cahu, baru-baru ini.
Dalam upaya menciptakan ekosistem investasi yang sehat, Pemerintah Kabupaten Murung Raya memetakan tiga pilar utama yang menjadi prioritas perbaikan, yakni kualitas infrastruktur, jaminan keamanan, dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Sarwo menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam membenahi aspek-aspek tersebut. Diperlukan lingkungan yang kondusif agar para pemilik modal merasa aman dan nyaman menanamkan investasinya di Murung Raya.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan investasi yang kondusif dan meningkatkan kualitas infrastruktur, keamanan, serta sumber daya manusia di Kabupaten Murung Raya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sarwo juga menyoroti pentingnya keterlibatan sektor swasta dan masyarakat lokal sebagai mitra strategis pemerintah. Tanpa dukungan dari akar rumput dan profesionalisme sektor swasta, program penguatan investasi dikhawatirkan hanya akan menjadi kebijakan di atas kertas.
“Kami mengajak semua pihak untuk bergabung dan berpartisipasi dalam upaya meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Murung Raya,” tambahnya.
Melalui skema kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya optimistis dapat mengubah tantangan geografis dan ekonomi menjadi peluang yang konkret, guna memastikan pembangunan yang inklusif bagi seluruh warga di masa depan.(M/Lgkn)











