SAMARINDA —  LENTERAKALIMANTAN.NET-

Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, bergerak cepat menjemput peluang pembangunan lintas wilayah dengan menggandeng Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Langkah taktis ini ditandai dengan audiensi langsung Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, dengan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, pada Rabu, 8 Juli 2026.

Pertemuan strategis ini berfokus pada penguatan konektivitas, pengembangan ekonomi, dan percepatan pembangunan berkelanjutan di kedua daerah, memanfaatkan momentum kedekatan geografis yang kian krusial.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa kolaborasi antar-daerah adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Secara khusus, ia menyoroti posisi strategis wilayah yang berbatasan langsung.

“Kedekatan geografis antara Kabupaten Kotabaru di Kalimantan Selatan dengan Kabupaten Paser di Kalimantan Timur membuka banyak peluang kolaborasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rudy dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut.

Rudy juga memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian pembangunan di bawah kepemimpinan Muhammad Rusli. Di mata Pemprov Kaltim, Kotabaru memegang peranan penting di masa depan. “Kotabaru akan menjadi daerah industri pariwisata,” tambah Rudy optimistis.

Merespons hal tersebut, Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, berharap kemitraan di Pulau Kalimantan ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan harus diwujudkan melalui program bersama yang konkret dan saling menguntungkan.

“Kami berharap hubungan yang telah terjalin ini dapat terus diperkuat melalui program-program bersama yang membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat di kedua daerah,” kata Rusli.

Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat memetakan sejumlah poin krusial untuk kerja sama ke depan. Selain sektor pariwisata dan penguatan konektivitas infrastruktur wilayah, agenda tersebut juga mencakup pertukaran pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan serta tata kelola pembangunan yang inklusif.

Guna memastikan rencana kolaborasi ini segera dieksekusi, Bupati Rusli memboyong tim intinya dalam audiensi tersebut. Tampak hadir mendampingi Bupati antara lain Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, Kepala Bapenda Sonny Tua Halomoan, Kepala Dinas PUPR H. Abdul Hamid, dan Kepala BPKAD Kotabaru Risa Ahyani.

Bagikan: