
Puruk Cahu, LENTERAKALIMANTAN.NET– Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengikuti sosialisasi pengusulan calon penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 secara virtual dari Aula A Setda Kantor Bupati, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah pusat memastikan penyaluran bantuan perumahan berjalan efektif, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sosialisasi dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, didampingi Plt. Direktur Jenderal Perumahan dan Kawasan Permukiman. Hadir secara virtual seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia sebagai bentuk koordinasi nasional.
Dalam arahannya, Tomsi Tohir menekankan satu kunci utama: akurasi data.
“Pemerintah daerah harus teliti melakukan pendataan calon penerima melalui sistem MyPKP. Data yang diinput harus valid, lengkap, dan benar-benar berasal dari masyarakat yang layak menerima. Ini syarat mutlak agar program tepat sasaran,” tegasnya.
Pemerintah pusat menyiapkan kuota 400.000 unit rumah untuk BSPS Tahun 2026. Untuk 2027, targetnya ditingkatkan signifikan menjadi 2 juta unit rumah. Skala besar ini menuntut kesiapan daerah dalam verifikasi, validasi, dan pelaporan berbasis sistem.
Menindaklanjuti arahan Kemendagri, Pemkab Murung Raya menyatakan komitmen penuh mendukung suksesnya BSPS.
“Pemkab Murung Raya siap mendukung melalui pendataan yang cermat, transparan, dan sesuai ketentuan. Tujuannya agar bantuan benar-benar meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kualitas hunian layak,” ujar pejabat terkait.
BSPS merupakan stimulan swadaya untuk perbaikan rumah tidak layak huni menjadi layak huni. Dengan tata kelola data yang ketat lewat MyPKP, Pemkab menargetkan nol penyimpangan dan maksimal manfaat bagi warga Murung Raya.
Reporter: Suara Akar Rumput
Email: longkinglongking8@gmail.com










