
BANJAR – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Di tengah padatnya agenda koordinasi pembangunan daerah, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan bahwa kunci kemajuan Banua terletak pada harmonisasi antara pemerintah (umara), tokoh agama (ulama), dan legislatif. Penegasan ini disampaikan dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama di kediaman pribadi Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, di Gambut, Kabupaten Banjar, Kamis (12/3/2026).
Kehadiran Gubernur Muhidin di kediaman Supian HK bukan sekadar seremoni Ramadan. Momentum ini menjadi sinyal kuat soliditas antara eksekutif dan legislatif di Kalimantan Selatan. Dalam sambutannya, Muhidin mengapresiasi inisiatif Ketua DPRD yang mampu merajut kebersamaan di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan.
“Momentum Ramadan seperti ini sangat baik untuk mempererat ukhuwah. Jika umara, ulama, dan masyarakat terus berjalan bersama, serta didukung sinergi baik dengan DPRD, maka pembangunan di Kalsel akan membawa kemaslahatan bagi seluruh masyarakat,” tegas Gubernur Muhidin.
Gubernur secara spesifik menyoroti peran strategis alim ulama dalam menjaga stabilitas daerah. Baginya, ulama bukan sekadar simbol religius, melainkan penentu arah kebijakan yang berpihak pada rakyat.
“Kehadiran para alim ulama adalah berkah bagi Banua. Mereka menjadi penuntun, penyejuk, sekaligus pemberi nasihat kepada pemerintah dalam menjalankan amanah,” lanjutnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, H. Muhammad Tambrin, dalam tausiahnya mengingatkan pentingnya ketaatan pada Ulil Amri. Ia menekankan bahwa dukungan masyarakat dan instansi pemerintah terhadap kebijakan Gubernur adalah wujud nyata ketaatan agama yang dianjurkan.
Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, menyambut hangat kehadiran Gubernur dan menyatakan komitmen penuh lembaga legislatif dalam mengawal visi-misi pembangunan provinsi. Ia memastikan bahwa 55 anggota DPRD Kalsel berdiri di garis yang sama untuk menyukseskan program pemerintah daerah.
“Seluruh kebijakan pemerintah provinsi pada prinsipnya akan selalu mendapat dukungan dari DPRD sebagai representasi suara rakyat Kalsel,” ujar Supian HK. Ia juga mendorong kolaborasi lintas SKPD agar program kerja dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalsel, serta jajaran Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Kalsel.(Adpim/lnk).










