
BANJARMASIN – LENTERAKALIMANTAN.NET
Gema zikir dan selawat membuncah di kawasan Kampung Melayu Darat, Banjarmasin, Sabtu petang (21/2/2026). Di kediaman keluarga besarnya, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menggelar buka puasa bersama sekaligus Haul Jama untuk para pendahulu keluarga besar Haji Abdussamad Sulaiman HB.
Momen ini bukan sekadar ritual religi tahunan. Pertemuan tersebut menjadi tonggak rasa syukur atas genapnya satu tahun masa bakti pasangan Gubernur H. Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman memimpin Bumi Lambung Mangkurat.
Acara ini menjadi magnet bagi para tokoh besar. Deretan ulama kharismatik tampak hadir, di antaranya Habib Quraisy Baharun, Habib Ali Zainal Abidin bin Agil, hingga KH Ahmad Sanusi Ibrahim (Guru Jaro). Kehadiran mereka bersanding dengan jajaran Forkopimda dan Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, menciptakan pemandangan harmonis antara pemegang kebijakan (umara) dan penjaga spiritual (ulama).
Dalam sambutannya, Hasnuryadi yang mewakili keluarga besar menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran masyarakat dan para tokoh agama. Ia secara khusus menyelipkan permohonan restu untuk sisa masa jabatannya.
“Kami memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kalimantan Selatan agar senantiasa dimudahkan dalam mengemban amanah bersama Bapak Gubernur H. Muhidin yang saat ini sudah berjalan satu tahun,” ujar Hasnuryadi dengan nada rendah hati.
Meski dibalut suasana kekeluargaan, pesan tajam mengenai kepemimpinan tetap mengemuka. Habib Quraisy Baharun, yang datang jauh dari Cirebon, dalam tausiahnya menekankan bahwa kemuliaan Ramadan harus diikuti dengan kualitas hubungan yang baik antara pemimpin dan ulama.
“Pemimpin sepatutnya selalu meminta bimbingan dan petunjuk ulama, sebaliknya ulama harus berani menegur pemimpin yang bertindak salah,” tegas Habib Quraisy di hadapan jemaah.
Ia secara terbuka memberikan apresiasi terhadap gaya kepemimpinan Hasnuryadi. Menurutnya, keterbukaan seorang wakil gubernur untuk terus duduk bersama ulama adalah ciri kepemimpinan yang berada di jalur yang benar. “Sikap demikian adalah sikap pemimpin yang benar,” tambahnya.
Rangkaian acara berlangsung khidmat. Pembacaan surat Yasin, zikir, dan tahlil dipandu oleh Ustadz Muhammad Mobaraq, sementara doa penutup dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin bin Agil.
Selain memperingati haul almarhum H. Abdussamad Sulaiman bin Haji Basirun, Haji Anang Dullah bin Ibak, dan Haji Basirun bin Haji Muhammad Noor, agenda ini juga dihadiri oleh jajaran direksi Hasnur Group dan Hasnur Center. Acara diakhiri dengan salat Magrib berjamaah saat azan berkumandang, menandai selesainya syukuran satu tahun kepemimpinan yang religius tersebut.(Adpim)












