TABALONG –  LENTERAKALIMANTAN.NET

Ancaman banjir akibat cuaca ekstrem mulai mengintai Kabupaten Tabalong. Mengantisipasi risiko terburuk, Kepolisian Resor (Polres) Tabalong bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur terkait langsung menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Banjir pada Senin pagi, 18 Mei 2026. Langkah taktis ini diambil menyusul meningkatnya intensitas curah hujan yang memicu kenaikan debit air di sejumlah wilayah rawan.

Sebagai bentuk respons cepat, personel Sat Samapta Polres Tabalong dikerahkan untuk memperkuat koordinasi lintas instansi di lapangan. Sinergitas ini bertujuan memastikan seluruh elemen siap bergerak cepat jika luapan air mulai memasuki pemukiman warga.

Tidak hanya bersiaga di posko, pergerakan di lapangan juga diintensifkan. Personel Kepolisian Sektor (Polsek) di seluruh jajaran Polres Tabalong serentak melakukan monitoring ketat dan pengecekan langsung ke aliran sungai yang berpotensi meluap.

Fokus pemantauan diarahkan pada titik-titik krusial yang sebelumnya sempat terendam genangan. Langkah deteksi dini ini vital untuk mengantisipasi lonjakan debit air mendadak agar tidak melumpuhkan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Merespons situasi fluktuatif ini, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., meminta masyarakat tidak lengah dan segera meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem.

“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada apabila terjadi perubahan cuaca yang dapat menyebabkan meningkatnya debit air sungai. Kepada para orang tua juga diminta untuk selalu mengawasi anak-anaknya agar berhati-hati saat bermain air di sekitar lokasi banjir demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas IPTU Heri Siswoyo pada Senin (18/05/2026).

Hingga berita ini diturunkan, Polres Tabalong berkomitmen bersama instansi terkait untuk terus melakukan patroli berkala di lapangan. Pengawasan ini ditargetkan untuk menjamin situasi wilayah tetap kondusif sekaligus memastikan kesiapan penuh personel jika evakuasi darurat harus segera dilakukan.

Sumber: Humrestab

Editor: Tim


Bagikan: