
JAKARTA – LENTERAKALIMANTAN.NET
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya mengambil langkah strategis untuk memperkuat taji pengawasan legislatif. Melalui kolaborasi dengan Universitas Respati Indonesia (URINDO), seluruh anggota dewan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) intensif di Jakarta guna menyelaraskan fungsi pengawasan dengan dinamika tata kelola pemerintahan yang kian kompleks.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 7 hingga 10 Mei 2026 ini, mengusung tema spesifik: “Strategi Optimalisasi Fungsi Pengawasan Terhadap Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.” Agenda ini menjadi krusial di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap transparansi penggunaan anggaran dan efektivitas regulasi di daerah.
Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, S.H.I., yang memimpin langsung delegasi tersebut, menegaskan bahwa bimtek ini bukan sekadar rutinitas administratif. Ia menekankan perlunya pergeseran paradigma dalam menjalankan fungsi pengawasan agar tidak lagi dipandang sebagai upaya mencari celah kesalahan eksekutif semata.
“Pengawasan yang optimal bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran dan bermanfaat nyata bagi warga Murung Raya,” tegas Dina dalam arahannya di hadapan seluruh anggota dewan, Kamis (7/5/2026).
Didampingi Wakil Ketua II Likon, Dina menjelaskan bahwa sinergi dengan kalangan akademisi dirancang untuk membekali para legislator dengan pemahaman yang lebih adaptif terhadap perubahan regulasi dan kemajuan teknologi.
Dalam tubuh berita, ditekankan bahwa fokus utama bimbingan teknis ini mencakup tiga pilar utama DPRD: legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Ketiganya harus dijalankan secara linier dan profesional demi menjamin kebijakan pembangunan yang inklusif.
Dina Maulidah menambahkan bahwa kapasitas anggota dewan yang mumpuni adalah prasyarat mutlak untuk menjawab tantangan tata kelola yang terus berkembang. Menurutnya, anggota dewan dituntut untuk lebih adaptif dan mampu menjalin komunikasi kolaboratif dengan pihak eksekutif.
“Kami ingin memastikan seluruh anggota DPRD memahami peran strategisnya dalam mendukung kebijakan pembangunan yang transparan, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” imbuh Dina.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang refleksi kolektif bagi seluruh anggota DPRD Murung Raya. Di tengah tuntutan publik yang semakin kritis, kompetensi dan integritas menjadi modal utama dalam mengawal aspirasi rakyat di “Bumi Tira Tangka Balang”.
Melalui bimtek ini, DPRD Murung Raya berharap dapat menciptakan mekanisme pengawasan yang lebih tajam namun konstruktif, guna memastikan setiap rupiah dalam anggaran daerah memberikan dampak langsung pada pemerataan pembangunan di Kabupaten Murung Raya.(Lkg)










