PURUK CAHU – LENTERAKALIMANTAN.NET
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Murung Raya mengambil langkah taktis dalam mempercepat akselerasi program kesejahteraan di tingkat bawah. Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 dan pengukuhan pengurus tingkat kecamatan, organisasi mitra pemerintah ini menargetkan intervensi program yang lebih presisi, mulai dari penanganan stunting hingga ketahanan pangan.
Agenda strategis yang berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang, Senin, 11 Mei 2026 ini diikuti oleh 352 peserta yang terdiri dari pengurus tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Momentum ini tidak sekadar menjadi seremoni organisasi, melainkan upaya penyelarasan visi untuk menjangkau wilayah pelosok Murung Raya.
Ketua Panitia Pelaksana, Dina Maulidah, menegaskan bahwa Rakerda 2026 adalah titik krusial bagi evaluasi dan proyeksi organisasi. Fokus utama diletakkan pada efektivitas implementasi 10 Program Pokok PKK agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat di akar rumput.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat melakukan evaluasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun langkah dan strategi ke depan agar program TP PKK semakin efektif dan tepat sasaran,” ujar Dina Maulidah dalam laporannya.
Pasca-pengukuhan pengurus kecamatan se-Kabupaten Murung Raya, TP PKK kini memikul tanggung jawab untuk melakukan konsolidasi lintas sektor. Penajaman program diarahkan pada tiga isu prioritas:
-
Kesehatan Masyarakat: Penurunan angka stunting secara signifikan melalui optimalisasi kader Posyandu.
-
Kemandirian Ekonomi: Pengembangan ekonomi kreatif berbasis rumah tangga dan peningkatan literasi masyarakat.
-
Ketahanan Sosial: Memperkuat ketahanan pangan keluarga sebagai fondasi ekonomi lokal.
Dengan struktur kepengurusan yang baru di tingkat kecamatan, TP PKK Murung Raya berkomitmen untuk menghilangkan hambatan koordinasi antara pusat kabupaten dan desa. Pendekatan kolaboratif dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis serta tokoh masyarakat menjadi kunci agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran.
Indikator keberhasilan TP PKK ke depan tidak lagi hanya diukur dari kuantitas kegiatan, namun pada dampak nyata di tengah masyarakat. Targetnya jelas: menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan berdaya secara ekonomi.
Soliditas yang ditunjukkan dalam Rakerda ini mencerminkan peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat. Penguatan kelembagaan ini diharapkan mampu menjadikan unit keluarga sebagai basis utama ketahanan sosial di Kabupaten Murung Raya. (Lkg)











