
TABALONG – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tabalong genap memasuki hari ke-25 dalam menjalankan misi distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Rabu, 4 Maret 2026, tercatat sebanyak 1.994 penerima manfaat, mulai dari pelajar hingga kelompok rentan di posyandu, telah tersentuh program penguatan gizi ini.
Angka tersebut mencerminkan komitmen kepolisian dalam mengawal ketahanan kesehatan di Kabupaten Tabalong. Kepala SPPG Polres Tabalong 1, Zahra, mengungkapkan bahwa distribusi mayoritas menyasar sektor pendidikan dengan total 1.772 penerima manfaat, disusul 222 penerima dari kalangan posyandu.
Penyaluran gizi ini tersebar di berbagai institusi pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga madrasah. Data SPPG merinci sebaran penerima di antaranya:
◾MTsN 4 Tabalong: 1.039 siswa dan 81 tenaga pendidik.
◾SDN 3 Belimbing Raya: 260 siswa dan 20 tenaga pendidik.
◾TK Kemala Bhayangkari: 111 siswa dan 11 tenaga pendidik.
Serta sejumlah sekolah lain seperti SDN 4 Belimbing Raya, SDN 9 Tanjung, SDN 3 Belimbing, dan TK Melati.
Untuk kelompok posyandu, distribusi menyasar Posyandu Bunga Tanjung (118 balita dan 61 ibu hamil/menyusui) serta Posyandu Kemala (27 balita dan 13 ibu hamil/menyusui).
Mengingat saat ini memasuki bulan Ramadan, format asupan disesuaikan menjadi menu kering yang praktis namun tetap padat nutrisi. Paket tersebut terdiri dari roti keju, kacang telur, telur ayam rebus, pisang mauli, serta susu UHT.
Polres Tabalong menerapkan standar keamanan pangan yang tidak main-main. Sebelum sampai ke tangan warga, Seksi Dokkes Polres Tabalong melakukan uji sampel klinis terhadap seluruh makanan dan minuman.
“Hasil pemeriksaan menyimpulkan seluruh menu dalam kondisi layak konsumsi dan bebas dari zat berbahaya,” tulis laporan verifikasi tim medis.
Tak hanya soal kandungan gizi, aspek logistik pun diawasi ketat. Personel Polwan Polres Tabalong dikerahkan untuk melakukan pengawalan langsung hingga ke titik sasaran guna menjamin keamanan dan ketertiban selama proses distribusi.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menegaskan bahwa program SPPG adalah langkah konkret institusi kepolisian dalam mendukung kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Melalui program SPPG ini, kami berharap kebutuhan gizi anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui dapat terpenuhi dengan baik. Kami memastikan seluruh proses distribusi berjalan aman, tertib, dan sesuai standar kesehatan,” ujar Iptu Heri Siswoyo.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi berkala agar cakupan program MBG ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Bumi Saraba Kawa.










