
KOTABARU — LENTERAKALIMANTAN.NET Di tengah rindangnya kawasan Wisata Alam Goa Lowo, Desa Tegalrejo, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Unit Tarjun) menggelar Media Gathering 2 pada Selasa, 25 Agustus 2026. Mengusung konsep pemberdayaan berbasis komunitas, produsen semen terkemuka ini tidak sekadar mempererat silaturahmi dengan insan pers, tetapi juga memamerkan berbagai produk UMKM binaan yang kini menembus pasar nasional.
Dalam agenda tahunan yang dibalut suasana peringatan HUT ke-81 RI tersebut, Indocement mengajak para wartawan menyaksikan langsung tiga titik program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan di Kecamatan Kelumpang Hilir. Ketiganya meliputi unit usaha Peternak Sapi Perah, kerajinan Batik Ecoprint, serta pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat melalui Bank Sampah TPS 3R Tegalrejo.
SHE CSR Dept. Head PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk., Eva Ariani, menegaskan bahwa kemitraan dengan media merupakan salah satu pilar utama keberlanjutan bisnis perusahaan. Menurutnya, peran wartawan sangat krusial dalam mengawal perjalanan Indocement, baik saat menghadapi dinamika tantangan industri maupun saat meraih pencapaian.
“Teman-teman wartawan telah menjadi bagian penting yang memahami perjalanan kami. Kami berharap media dapat melihat bahwa yang kami lakukan bukan sekadar aktivitas bisnis semata, melainkan upaya membangun kapasitas masyarakat dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Eva saat memberikan sambutan.
Eva menyoroti transformasi pengelolaan sampah di Tegalrejo yang sebelumnya terabaikan kini menjadi program bernilai ekonomi. Selain itu, program Ecopreneur—khususnya produk Batik Ecoprint—menunjukkan peningkatan skala usaha yang signifikan.
“Produk Ecopreneur kini semakin maju dan telah menjangkau berbagai daerah, termasuk Surabaya. Ke depan, kami berharap program ini terus berkembang sehingga mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Eva.
Keberhasilan program CSR ini, lanjut Eva, tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan warga lokal, pemerintah desa, DPRD, hingga masukan konstruktif dari media. Sebagai bentuk dorongan narasial positif, Indocement turut meluncurkan lomba video dan penulisan cerita inspiratif bagi jurnalis untuk merekam kisah perubahan di tingkat tapak.
Apresiasi senada disampaikan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotabaru, Ahmad Nurahsin Q. Ia menilai konsistensi Indocement dalam merawat komunikasi publik patut dipuji, terlebih dengan mengemas acara di ruang terbuka berbasis wisata alam lokal.
“Yang terpenting bukanlah hadiah, melainkan kebersamaan dan sinergi yang terus terjaga. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan positif di masa mendatang,” ungkap Ahmad Nurahsin.
Acara yang dihadiri pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), jajaran pemerintah desa, serta puluhan wartawan ini ditutup dengan ramah tamah dan pembagian dorprise sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan yang terjalin selama ini.

