PURUK CAHU – LENTERAKALIMANTAN.NET
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Nisha Angraeni, memberikan peringatan keras terkait penggunaan anggaran negara agar tetap berada di relnya: tepat sasaran dan pro-rakyat. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dana publik yang dikucurkan harus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur strategis yang bebas dari penyimpangan.
Nisha menekankan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur bukan sekadar mengejar target fisik, melainkan upaya memutus rantai kesenjangan wilayah. Ia menyoroti lima sektor krusial yang harus menjadi skala prioritas utama pemerintah daerah saat ini.
-
Infrastruktur Jalan: Penghubung antar-desa untuk akses pasar.
-
Jembatan: Mempercepat mobilitas orang dan barang.
-
Fasilitas Dasar: Penguatan sektor kesehatan dan pendidikan.
-
Akses Air Bersih: Pemenuhan kebutuhan primer warga di pelosok.
“Pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik. Ini fondasi untuk menggerakkan ekonomi, membuka akses pasar, dan mengurangi kesenjangan wilayah,” ujar Nisha dalam keterangannya di Puruk Cahu, Minggu (10/5/2026).
Sebagai legislator, Nisha memastikan DPRD Murung Raya akan memperketat fungsi pengawasan (controling) guna menjamin transparansi. Ia memperingatkan perangkat daerah agar tidak membuat program yang tumpang tindih atau sekadar formalitas tanpa dampak nyata bagi warga, terutama di wilayah kecamatan yang masih tertinggal.
Ia menyebutkan tiga kunci utama agar anggaran tidak melenceng:
-
Perencanaan berbasis data yang akurat.
-
Musrenbang partisipatif yang menyerap aspirasi akar rumput.
-
Evaluasi berkala pada setiap tahapan eksekusi lapangan.
Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi syarat mutlak agar dokumen perencanaan tidak sekadar menjadi tumpukan kertas, melainkan terealisasi secara konkret. Nisha mengingatkan bahwa penggunaan anggaran negara adalah amanah yang harus dijaga dengan prinsip kehati-hatian.
“Melangkah perlahan ke depan bukan berarti lambat, tapi memastikan setiap langkah kokoh dan tepat. Anggaran negara adalah amanah. Wajib kita kawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” tegasnya menutup pembicaraan.(Lkg)












