PURUK CAHU –  LENTERAKALIMANTAN.NET

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Drs. Sarwo Mintarjo, menegaskan bahwa kelestarian alam bukanlah sekadar pilihan administratif, melainkan kewajiban moral yang mendesak. Dalam sebuah pernyataan resmi pada Jumat, 15 Mei 2026, ia menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat memandang lingkungan sebagai investasi vital bagi kesejahteraan masa depan.

Sarwo memperingatkan bahwa pembiaran terhadap kerusakan lingkungan saat ini hanya akan meninggalkan beban berat bagi generasi penerus. “Alam yang lestari adalah hak dasar, bukan sekadar warisan. Kerusakan yang kita biarkan hari ini akan menjadi utang panjang bagi anak cucu kita kelak,” ujar Sarwo Mintarjo.

Menurutnya, tantangan lingkungan seperti eksploitasi berlebihan dan pencemaran tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendirian. Ia mendorong adanya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan masyarakat adat, pelaku usaha, hingga generasi muda.

Sinergi ini, lanjut Sarwo, merupakan bentuk manifestasi dari kearifan lokal yang telah lama menjadi identitas masyarakat Murung Raya dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Setiap langkah kecil menjaga sungai, hutan, dan udara bersih adalah investasi nyata untuk masa depan daerah ini,” tambahnya.

Murung Raya yang kaya akan sumber daya alam dipandang sebagai modal besar bagi pembangunan. Namun, Sarwo menggarisbawahi bahwa kekayaan tersebut harus dikelola dengan prinsip keberlanjutan agar tidak merusak tatanan ekologi.

“Pembangunan yang cerdas adalah pembangunan yang berjalan selaras dengan alam, bukan melawannya,” tegas Sarwo. Ia meyakini jika dikelola dengan bijak, alam mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat tanpa harus mengorbankan fungsi-fungsi lingkungan hidup.

Menutup pernyataannya, Pj Sekda berharap kesadaran akan lingkungan dapat bertransformasi menjadi budaya kolektif di tengah masyarakat, bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan formal.

“Mari jadikan menjaga alam sebagai sikap hidup. Karena ketika kita merawat bumi, bumi pula yang akan menjaga kehidupan kita dan generasi penerus,” pungkasnya.(Lkg)


Bagikan: