
BANJARMASIN – LENTERAKALIMANTAN.NET Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi untuk menyokong program generasi muda Banua. Tidak tanggung-tanggung, Pemprov Kalsel resmi mengizinkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel untuk kembali memanfaatkan aset bangunan atau gedung dinas yang sempat terbengkalai di Banjarmasin.
Namun, lampu hijau ini datang dengan peringatan keras dari sang Gubernur.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap membantu. Tapi jangan salah penggunaan, jika salah saya ambil kembali,” tegas Gubernur Muhidin di hadapan ratusan pengurus KNPI Kalsel.
Pernyataan tersebut disampaikan Muhidin saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPD KNPI Kalsel Periode 2026–2029 di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu malam (20/05/2026). Dalam kesempatan itu, Andi Rustianto resmi dilantik sebagai Ketua DPD KNPI Kalsel beserta jajaran pengurusnya yang gemuk, mencapai 397 orang.
Prosesi sakral pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Riyano Panjaitan. Pelantikan didasarkan pada Surat Keputusan (SK) DPP KNPI Nomor: KEP.948/DPP-KNPI/V/2026 tentang Susunan Kepengurusan DPD KNPI Kalimantan Selatan.
Selain memberikan fasilitas aset, Gubernur Muhidin menyatakan bahwa pintu Pemprov Kalsel selalu terbuka lebar terhadap kritik, saran, dan masukan dari pemuda demi kelancaran pembangunan daerah.
“Kedepannya kita bisa bergandeng tangan untuk Kalimantan Selatan yang lebih baik,” tambahnya.b
Untuk membakar semangat para pemuda, Gubernur yang berlatar belakang pengusaha ini juga membagikan kisah perjalanan karier politiknya yang eksponensial. Ia menceritakan transformasinya dari seorang guru olahraga, menjadi anggota DPRD Tapin, anggota DPRD Provinsi Kalsel, Wali Kota Banjarmasin, Wakil Gubernur, hingga kini menduduki kursi orang nomor satu di Bumi Lambung Mangkurat.
Bak gayung bersambut, Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Riyano Panjaitan, mengamini bahwa dukungan konkret dari pemerintah daerah adalah bahan bakar utama bagi KNPI di daerah untuk menciptakan dampak positif. Riyano juga memotivasi jajaran KNPI Kalsel agar tetap optimis dan progresif dalam menyikapi dinamika kebangsaan saat ini.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kalsel yang baru dilantik, Andi Rustianto, langsung mematok target besar. Ia mengingatkan tantangan ganda yang menghadang pemuda saat ini, yakni arus globalisasi-digitalisasi serta momentum bonus demografi.
Di bawah komandonya, KNPI Kalsel akan mengusung visi gerakan “Pemuda Bertumbuh, Banua Maju”.
“KNPI Kalsel harus menjadi wadah pemersatu organisasi kepemudaan, ruang kaderisasi generasi muda, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun Kalsel yang lebih maju dan berdaya saing,” ujar Andi.
Acara pelantikan ini berlangsung megah dan dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, mantan pengurus KNPI Kalsel, Kepala Daerah atau yang mewakili dari 13 Kabupaten/Kota, Ketua DPRD se-Kalsel, serta perwakilan pengurus KNPI tingkat daerah hingga pusat.(Adpim/lnk)











