BANJARMASIN – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mendesak PT Bangun Banua Kalsel untuk segera meningkatkan kinerja bisnis dan profit perusahaan, dengan penekanan pada transparansi pengelolaan aset agar mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dorongan itu disampaikan Muhidin saat menghadiri silaturahmi dan buka puasa bersama jajaran PT Bangun Banua di kediaman Gubernur, Taman 232, Jalan Lingkar Dalam, Banjarmasin, Senin (16/3/2026).

Dalam arahannya, Muhidin menegaskan bahwa pengelolaan aset perusahaan daerah tidak bisa lagi berjalan biasa-biasa saja. Transparansi dan profesionalitas, kata dia, menjadi kunci utama untuk memastikan setiap aset memberikan nilai ekonomi maksimal bagi daerah.

“Pengelolaan aset harus dilakukan secara terbuka dan profesional agar mampu menghasilkan keuntungan yang maksimal bagi daerah,” ujar Muhidin.

Ia menilai optimalisasi aset yang dimiliki PT Bangun Banua merupakan pintu masuk untuk meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memperbesar kontribusi terhadap kas daerah. Tanpa langkah konkret, aset berpotensi menjadi beban.

“Jika tidak segera dimanfaatkan atau dibangun, aset yang ada berpotensi tidak memberikan keuntungan bahkan bisa merugikan,” tegasnya.

Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah rencana pembangunan dan pengelolaan hotel yang hingga kini belum menunjukkan kejelasan. Muhidin membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga, dengan catatan skema investasi dan pembagian kepemilikan harus dihitung secara cermat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjut dia, juga tengah mempertimbangkan penambahan penyertaan modal, termasuk untuk pengembangan hotel di Banjarbaru. Namun, ia mengingatkan agar langkah tersebut tidak menggerus porsi kepemilikan pemerintah daerah.

“Transparansi penting agar masyarakat dan DPR mengetahui secara jelas rencana pemanfaatan aset daerah,” katanya.

Acara tersebut turut dihadiri pejabat Pemprov Kalsel, tenaga ahli gubernur, pegawai PT Bangun Banua, PT Ambapers, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Suasana kebersamaan tampak dalam rangkaian buka puasa, termasuk kehadiran Ketua TP PKK Kalsel Fathul Jannah yang berbaur dengan peserta.

Sementara itu, Direktur PT Bangun Banua H. Afrizal menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap PAD. Ia mengakui berbagai langkah strategis telah dilakukan, meski hasil optimal masih terus diupayakan.

“Alhamdulillah, saat ini PT Bangun Banua sudah melakukan banyak hal. Mudah-mudahan ke depannya bisa menjadi salah satu penyumbang potensi PAD bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Afrizal.

Menurut dia, arahan gubernur selama ini menjadi pedoman dalam menjalankan roda perusahaan. Pihaknya berjanji akan memaksimalkan setiap potensi usaha agar berdampak nyata bagi pembangunan daerah.

Sebagai bagian dari kegiatan, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial berupa sepeda motor roda tiga dan paket sembako kepada warga. Ceramah agama oleh Ahmad Rudyannor turut mengisi acara, mengingatkan makna puasa sebagai sarana meningkatkan ketakwaan.

Muhidin berharap, melalui pembenahan tata kelola dan pemanfaatan aset yang lebih optimal, PT Bangun Banua mampu bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar perusahaan pelengkap birokrasi.(Adpim/lnk)

 

 

 

 

 

Bagikan: