BATULICIN – LENTERAKALIMANTAN.NET
Momentum Ramadan 1447 Hijriah menjadi panggung kolaborasi antara elemen pemuda dan tokoh agama di Tanah Bumbu. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Selatan menginisiasi agenda Buka Puasa Bersama sekaligus Halal Bihalal yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurussalam, Kecamatan Batulicin, Rabu, 4 Maret 2026.

Kegiatan yang dirancang untuk mempererat simpul silaturahmi ini dijadwalkan dimulai pukul 17.30 WITA. Tak sekadar seremoni makan bersama, acara ini menghadirkan tokoh ulama kharismatik, Habib Mustofa—yang akrab disapa Habib Tampar—untuk memberikan tausiyah keagamaan di hadapan jemaah dan santri.

Sekretaris DPD KNPI Kalsel, Andi Rustianto, yang menjadi motor penggerak acara ini menyatakan bahwa inisiatif tersebut merupakan manifestasi kehadiran organisasi kepemudaan di tengah masyarakat. Menurutnya, KNPI ingin memastikan bahwa peran pemuda tidak berjarak dengan nilai-nilai spiritualitas.

“Ramadhan adalah bulan yang mengajarkan kita tentang kesabaran, kepedulian, dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat silaturahmi antara pemuda, tokoh agama, dan masyarakat,” ujar Andi Rustianto.

Andi menekankan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana krusial untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat kolektif dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di Banua.

Senada dengan semangat pemuda, pengasuh Pondok Pesantren Nurussalam, Ustadz Arief, menyambut hangat kolaborasi ini. Ia memandang Ramadan sebagai momentum emas bagi generasi muda untuk melakukan refleksi dan perbaikan kualitas ibadah.

“Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih hati kita agar lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih peduli kepada sesama. Jika Ramadhan kita isi dengan silaturahmi, sedekah, dan ibadah, maka insya Allah hidup kita akan dipenuhi keberkahan,” pesan Ustadz Arief.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga hati dari sifat-sifat yang dapat merusak persatuan, seraya berharap sinergi antara ulama, pemuda, dan masyarakat ini mampu menciptakan lingkungan yang harmonis dan religius.

Melalui kegiatan di Jalan Manggis ini, panitia berharap kehadiran masyarakat dari berbagai lapisan dapat memperhidup suasana Ramadan di Batulicin. Secara strategis, acara ini diharapkan menjadi wadah bagi pemuda untuk lebih aktif dalam diskursus keagamaan.

Hal ini sejalan dengan visi KNPI untuk tidak hanya menjadi organisasi taktis, tetapi juga organisasi yang berkontribusi nyata dalam pembangunan moral dan spiritual masyarakat Kalimantan Selatan.

 

Bagikan: