BANJARMASINLENTERAKALIMANTAN.NET-

Koridor Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali bergerak dinamis. Hanya dalam waktu relatif singkat—sekitar 2,6 bulan menjabat—Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., resmi melepas jabatannya sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas). Tongkat estafet juru bicara polda tersebut kini beralih ke tangan Kombes Pol Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M.

Pergeseran posisi ini termaktub dalam Surat Telegram Kapolri yang dirilis pada Kamis, 25 Juni 2026. Melalui rotasi terbaru ini, Kapolri menugaskan Kombes Pol Adam Erwindi untuk mengemban misi baru yang tak kalah krusial: menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Sementara itu, suksesornya, Kombes Pol Nur Khamid, datang dengan rekam jejak pengawasan yang kuat. Sebelum mendarat di Bumi Lambung Mangkurat, Nur Khamid merupakan Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

Meski masa pengabdian Adam Erwindi di Kalsel terhitung seumur jagung, perwira menengah ini dinilai berhasil meninggalkan cetak biru komunikasi publik yang solid. Di bawah kendalinya, Humas Polda Kalsel bertransformasi menjadi lini depan yang komunikatif dan responsif dalam mengelola arus informasi.

Tantangan terbesar Humas Polri saat ini adalah menjaga sentimen positif publik, dan Adam menjawabnya lewat pengelolaan informasi yang transparan. Ia dikenal cepat memberikan klarifikasi akurat terkait kasus-kasus yang menjadi atensi masyarakat, sebuah langkah krusial yang berkontribusi langsung dalam menjaga tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri di daerah ini.

Pergantian kepemimpinan di sektor kehumasan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan pelayanan informasi. Sebagai wajah dari institusi, Kabid Humas yang baru dituntut untuk mempertahankan—bahkan meningkatkan—pola komunikasi publik yang harmonis dan terbuka.

Tantangan kini berada di pundak Kombes Pol Nur Khamid. Publik Kalsel menanti bagaimana mantan auditor ini meramu strategi komunikasi yang transparan dan akuntabel, sekaligus mengawal semangat “Presisi” (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) yang diusung oleh Mabes Polri di wilayah hukum Polda Kalsel.

Bagikan: