TABALONG, LENTERAKALIMANTAN.NET — Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Tabalong menggelar Bazar UMKM dan Pasar Murah di halaman Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Rabu pagi, 1 Juli 2026. Tidak sekadar seremoni, korps baju cokelat ini menggebrak pasar dengan membagikan 1 ton beras gratis kepada masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.

Aksi sosial yang dihelat tepat setelah upacara peringatan Hari Bhayangkara tersebut menyedot perhatian ribuan warga. Kehadiran jajaran pimpinan daerah—mulai dari Bupati Tabalong Ir. H. M. Noor Rifani, Wakil Bupati Habib M. Taufani Alkaf, Dandim 1008/Tabalong Letkol Inf. Alexander Allan Primadi, hingga dinas terkait—menegaskan kolaborasi kuat interinstansi dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.

Dalam pasar murah ini, Polres Tabalong menyediakan berbagai komoditas pokok di bawah harga pasar dengan selisih Rp2.000 hingga Rp4.000 per item. Komoditas yang diserbu warga antara lain minyak goreng MinyakKita, telur ayam, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, gula pasir, hingga ayam potong.

Daya tarik utama yang memicu antusiasme tinggi warga adalah pembagian 200 sak beras SPHP Bulog kemasan 5 kilogram secara cuma-cuma. Total 1 ton beras dialokasikan langsung untuk menekan beban pengeluaran rumah tangga masyarakat kelas bawah.

Selain intervensi harga bahan pokok, pelataran Pendopo Bersinar disulap menjadi ruang pameran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Berbagai produk makanan siap saji hingga panganan kering mendominasi stan, menjadikannya ajang promosi efektif sekaligus pendorong roda ekonomi daerah pasca-pandemi.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar perayaan internal, melainkan bentuk manifestasi kepedulian nyata Polri terhadap dinamika ekonomi masyarakat.

“Kegiatan Bazar UMKM dan Pasar Murah merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Selain mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah dinamika harga bahan pangan,” ujar AKBP Wahyu Ismoyo.

Sejak pintu gerbang dibuka pagi hari, antusiasme masyarakat yang meluap menunjukkan bahwa program pengamanan berlapis—baik dari sisi kamtibmas maupun ketahanan pangan—sangat dirasakan manfaatnya secara riil oleh warga Tabalong.

Bagikan: