MURUNG RAYA – LENTERAKALIMANTAN.NET-
Di balik riuh pendaftaran pasien dan deru ambulans RSUD Kabupaten Murung Raya, ada mesin penggerak yang nyaris tak pernah berhenti berputar: bidang administrasi dan keuangan. Di tengah padatnya agenda rumah sakit, lini belakang ini dituntut bergerak cepat demi memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tidak tersendat.
Ketukan jemari di atas papan ketik dan tumpukan berkas menjadi pemandangan harian bagi Karisma, Bendahara Keuangan RSUD Murung Raya. Bersama dua rekannya, ia memegang tanggung jawab krusial, mulai dari verifikasi dokumen, penatausahaan, hingga urusan administratif pasien dan koordinasi lintas unit.
“Kinerja tim administrasi adalah tulang punggung pelayanan di rumah sakit. Kecepatan, ketepatan, dan keramahan dalam melayani menjadi prioritas kami, agar tidak ada keterlambatan dalam proses pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Karisma di sela kesibukannya, Kamis (9/7)
Peran lini administrasi dalam ekosistem rumah sakit daerah sering kali luput dari sorotan, padahal dampaknya bersifat domino. Responsivitas tim keuangan ini menjadi penentu kelancaran berbagai operasional vital, mulai dari pencairan klaim BPJS, pengadaan logistik medis dan obat-obatan, hingga ketepatan pelaporan keuangan daerah. Keterlambatan di meja administrasi berarti hambatan pada penanganan pasien.
Menanggapi militansi tersebut, pihak manajemen RSUD Kabupaten Murung Raya melayangkan apresiasi tinggi terhadap dedikasi jajaran administrasi. Manajemen berharap budaya kerja yang cepat, akurat, dan humanis ini terus dipertahankan sebagai komitmen dasar rumah sakit dalam menyediakan layanan kesehatan yang bermutu bagi warga Murung Raya.
Melalui sinergi yang solid antara tenaga medis di garda depan dan tenaga administrasi di balik layar, RSUD Murung Raya bertekad memastikan setiap warga yang datang mendapatkan pelayanan yang paripurna—sejak bersentuhan dengan meja pendaftaran hingga urusan administrasi akhir diselesaikan.











