
Kotabaru – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Pemerintah Kabupaten Kotabaru resmi memulai rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-56 tingkat kabupaten dengan pengukuhan Dewan Hakim serta pelepasan pawai ta’aruf, yang berlangsung di Lapangan Madarammang, Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Rabu (1/4/2026).
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kotabaru, Muh Rusli, S.Sos, dan turut dihadiri Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua LPTQ, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI, jajaran SKPD, para camat, kepala desa, tokoh agama, serta peserta kafilah dari seluruh kecamatan.
Dalam kesempatan itu, Bupati secara resmi mengukuhkan Dewan Hakim yang akan bertugas menilai seluruh cabang perlombaan MTQ. Ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas dalam menjalankan amanah tersebut.
“Dewan hakim memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan peserta terbaik. Oleh karena itu, penilaian harus dilakukan secara objektif, jujur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Pengukuhan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Kotabaru Nomor 100.3.3.2/92/2026 yang mengatur pembentukan Dewan Hakim MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru. Selain melakukan penilaian, dewan hakim juga bertugas mengesahkan hasil lomba serta melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan kepada Bupati melalui LPTQ.
Usai prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan pawai ta’aruf yang diikuti oleh 22 kafilah dari 22 kecamatan di Kotabaru. Pawai tersebut menjadi daya tarik tersendiri dengan menampilkan beragam kreativitas dan semangat para peserta dalam menyemarakkan MTQ.
Bupati Kotabaru mengapresiasi antusiasme peserta dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai pawai ta’aruf bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari syiar Islam yang mampu mempererat kebersamaan.
“Momentum ini tidak hanya untuk memeriahkan MTQ, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung, sehingga pelaksanaan MTQ dapat berjalan dengan lancar dan tertib.
Melalui MTQ ke-56 ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.











