PURUK CAHULENTERAKALIMANTAN.NET

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos., mendesak generasi muda di wilayahnya untuk tidak menyerah pada keterbatasan ekonomi maupun akses fasilitas yang kerap menjadi tembok penghalang. Langkah ini dinilai krusial mengingat pemuda merupakan poros utama yang akan menentukan arah kemajuan dan masa depan pembangunan daerah.

Tantangan hidup di daerah, menurut Rejikinoor, seharusnya tidak menjadi alasan bagi kawula muda untuk menghentikan langkah. Sebaliknya, ruang-ruang keterbatasan tersebut harus dikonversi menjadi kawah candradimuka untuk menemukan kekuatan baru.

“Jangan jadikan keterbatasan sebagai labirin rumit yang menutup semua pintu. Di setiap kesulitan selalu ada celah untuk tumbuh,” ujar Rejikinoor dalam keterangannya kepada media di Murung Raya,Kamis (18/6/26).

Sebagai bentuk kepedulian legislatif, Komisi I DPRD Murung Raya mendorong para pemuda untuk aktif berburu peluang. Rejikinoor menyarankan agar generasi muda memaksimalkan setiap instrumen pengembangan diri yang tersedia, mulai dari jalur pendidikan formal, program pelatihan keterampilan, hingga keterlibatan aktif dalam organisasi sosial kemasyarakatan.

Selain aspek kapasitas personal, politikus ini juga menyoroti pentingnya ekosistem yang suportif. Ia mengingatkan bahwa kerja keras individu tidak akan berdampak masif tanpa adanya semangat kolaborasi dan gotong royong di lapangan.

Melalui dukungan lingkungan yang positif dan jejaring yang kuat, anak muda dinilai akan lebih mudah menemukan kompas arah serta keyakinan untuk melangkah maju di tengah kompetisi yang semakin ketat.

DPRD Murung Raya berharap stimulus motivasi ini mampu memicu efek domino bagi anak muda di seluruh pelosok kabupaten untuk terus bergerak, berkarya, dan menginisiasi perubahan positif. Parlemen berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan daerah yang berpihak pada pengembangan potensi kepemudaan demi mencetak agen perubahan yang tangguh.

Reporter: Suara akar rumput

Bagikan: