PURUK CAHU –  LENTERAKALIMANTAN.NET

Keterisolasian geografis masih menyandera warga di wilayah pedalaman Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Jalur sungai yang sarat risiko hingga kini menjadi satu-satunya urat nadi masyarakat untuk mengakses fasilitas pendidikan dan kesehatan. Kondisi ini memicu desakan kuat dari parlemen agar pemerintah daerah segera memprioritaskan pemerataan pembangunan di wilayah terpencil.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos, menyoroti tajam mandeknya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai. Menurutnya, keterbatasan akses transportasi ini menjadi tembok tebal bagi warga desa pedalaman untuk mendapatkan hak layanan dasar mereka.

Saat ini, masyarakat terpaksa bergantung sepenuhnya pada jalur sungai. Padahal, rute air tersebut menyimpan bahaya besar yang mengancam keselamatan warga.

“Akses sungai tersebut memiliki risiko tinggi, terutama saat musim banjir dan berpotensi kandas ketika musim kemarau tiba,” ujar Rejikinoor, menggambarkan situasi dilematis yang dihadapi warga sehari-hari.

Situasi ekstrem ini berdampak langsung pada terancamnya keterjangkauan layanan kesehatan darurat dan kelangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terpencil.

Sebagai legislator senior dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Murung Raya, Rejikinoor meminta Pemerintah Daerah tidak menutup mata dan segera memfasilitasi sarana serta prasarana kesehatan dan pendidikan yang memadai langsung di tingkat desa. Langkah ini dinilai mendesak agar warga tidak perlu menempuh perjalanan air yang bertaruh nyawa hanya untuk berobat atau sekolah.

Ia menekankan bahwa pemerataan layanan dasar bukanlah sebuah opsi, melainkan kewajiban konstitusi dalam memenuhi hak masyarakat di seluruh wilayah tanpa terkecuali.

“Fasilitas yang memadai diharapkan mampu mengurangi ketimpangan antara wilayah perkotaan dan pedalaman,” tegas Rejikinoor.

Guna memastikan eksekutif bergerak cepat, DPRD Murung Raya berkomitmen untuk memperketat fungsi pengawasan, khususnya dalam mengawal kebijakan dan alokasi anggaran daerah. Parlemen berjanji akan memastikan plot anggaran ke depan harus berpihak pada penguatan infrastruktur jalan dan pengadaan layanan dasar di desa-desa pedalaman. Langkah ini diambil demi memastikan pembangunan di Murung Raya berjalan merata, berkeadilan, dan tidak lagi timpang.

Reporter: Suara Akar Rumput

Bagikan: