TABALONG – LENTERAKALIMANTAN.NET
Akses urat nadi perekonomian yang menghubungkan Desa Garagata dan Desa Jaro kini kembali normal. Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, personel Polsek Jaro Polres Tabalong bersama warga setempat berhasil merampungkan renovasi total Jembatan Merah Putih di Jalan Liang Tapah RT 06, Desa Garagata, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, pada Selasa, 9 Juni 2026.
Jembatan sepanjang 8 meter dan lebar 4 meter ini memiliki peran krusial bagi mobilitas warga. Selain menjadi jalur utama pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan, jembatan berkapasitas maksimal 5 ton tersebut merupakan akses vital yang menggerakkan roda ekonomi di kawasan perbatasan desa.
Proyek perbaikan infrastruktur ini didanai oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabalong, yang mencakup perbaikan struktur, penguatan kerangka, penggantian lantai, hingga pemasangan pagar pengaman.
Restorasi jembatan ini digerakkan secara maraton selama empat hari berturut-turut melalui aksi gotong royong yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Jaro, IPTU Agus Supriyanto.
“Kami membagi tahapan kerja secara taktis bersama warga dan tukang. Mulai dari pembongkaran lantai lama pada Sabtu (6/6), pemasangan lantai baru di hari berikutnya, hingga pemasangan pagar pengaman pada Senin (8/6),” ujar IPTU Agus Supriyanto di lokasi pembangunan.
Tepat pada Selasa (9/6), seluruh pengerjaan memasuki fase akhir berupa pengecatan pagar dan lantai (real ban). Progres fisik jembatan kini telah dinyatakan rampung 100 persen dan siap dilalui kendaraan secara aman.
Keterlibatan aktif aparat kepolisian dalam pembangunan infrastruktur desa ini menuai apresiasi. Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan refleksi dari tema Hari Bhayangkara ke-80, yaitu “Polri Untuk Masyarakat”.
“Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Gotong royong renovasi jembatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk membantu meningkatkan sarana infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga, sehingga dapat menunjang aktivitas perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar IPTU Heri Siswoyo dalam keterangan resminya.
Dengan wajah baru Jembatan Merah Putih ini, hambatan logistik pertanian yang selama ini dikeluhkan warga diharapkan terkikis. Transportasi publik kini menjadi lebih aman, nyaman, sekaligus menjadi stimulus baru bagi peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi di Desa Garagata dan sekitarnya. (*)











