PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I, menekankan pentingnya refleksi mendalam bagi umat Muslim dalam menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah. Mengusung tema “Tenangkan Hati, Teguhkan Iman, Jernihkan Pikiran Menyambut Hari Kemenangan”, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum lebaran sebagai titik balik peningkatan kualitas akhlak dan spiritualitas.

Menurut Imanudin, esensi dari perayaan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa bukan sekadar seremoni, melainkan upaya membersihkan batin dari segala residu negatif.

“Menjelang Idul Fitri, kita harus menenangkan hati, meneguhkan iman dengan memperbanyak ibadah, dan menjernihkan pikiran. Ini adalah modal utama kita dalam menjemput hari kemenangan yang hakiki,” ujar Imanudin saat memberikan keterangan pers di Puruk Cahu, Kamis (19/3/26)

Politisi yang juga berlatar belakang pendidikan agama ini mengingatkan bahwa kehidupan pasca-Ramadan akan penuh dengan ujian. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sikap syukur dan keikhlasan dalam setiap amal perbuatan yang dilakukan.

“Hayati hidup dengan rasa syukur dan ikhlas dalam beramal. Saat menerima ujian, kita harus sabar, tawakal, dan takwa. Dengan hati yang lapang, kita bisa mengambil hikmah dari setiap aral dan rintangan,” tambahnya.

Pesan ini sejalan dengan tuntunan wahyu dalam Al-Qur’an, sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 183-185 yang menegaskan bahwa kewajiban puasa bertujuan membentuk pribadi yang bertakwa. Imanudin juga mengutip Hadits Qudsi riwayat Bukhari dan Muslim, di mana Allah SWT berfirman bahwa puasa adalah amalan khusus yang langsung diberikan balasan-Nya secara personal.

Secara khusus, Imanudin menaruh perhatian pada peran generasi muda dalam menjaga kondusivitas daerah di hari raya. Ia berharap suasana sukacita Idul Fitri tidak ternoda oleh perpecahan atau konflik sosial.

“Saya berpesan kepada kawan-kawan muda, jadikan suasana bahagia ini penuh dengan kedamaian. Hindari perpecahan, pererat tali silaturahmi dengan harmonis, dan kedepankan semangat kesetiakawanan,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar transformasi diri yang dibentuk selama Ramadan dapat bertahan secara konsisten (istiqomah), sehingga setiap individu mampu meraih kemenangan sejati yang berdampak positif bagi pembangunan sosial di Murung Raya.(Lkng)

 

Bagikan: