BANJARMASIN – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Di pengujung Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kalsel, H. Muhidin, menekankan pentingnya kelapangan hati sebagai kunci keberhasilan karier. Pesan spiritual ini disampaikannya saat menggelar buka puasa bersama pengurus Kwarda Pramuka Kalsel di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (15/3/2026).

Acara yang berlangsung pada hari ke-25 Ramadan tersebut menjadi puncak dari rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel. Agenda utama Rakerda kali ini berfokus pada konsolidasi organisasi serta implementasi program kerja tahun 2026.

Dalam arahannya, Gubernur Muhidin berbagi refleksi personal mengenai amalan yang konsisten ia jalankan. Ia mengajak seluruh anggota Pramuka untuk menjaga hati dan membiasakan diri memaafkan kesalahan orang lain tanpa menunggu diminta.

“Amalan yang terus saya pegang selama ini adalah sebelum tidur tidak lupa memaafkan kesalahan semua orang, tanpa menunggu yang bersangkutan minta maaf,” ujar Muhidin.

Ia meyakini bahwa kebiasaan tersebut memberikan ketenangan dan kemudahan dalam setiap urusan, termasuk dalam menapaki jenjang karier hingga menjadi orang nomor satu di Kalimantan Selatan. “Semua malam itu baik,” tambahnya, sembari mengingatkan hadirin untuk meningkatkan ibadah sunah dan tadarus Al-Qur’an di sisa bulan suci.

Tak hanya memberikan petuah spiritual, Gubernur juga menegaskan keberpihakan Pemerintah Provinsi terhadap eksistensi Gerakan Pramuka. Ia mempersilakan Kwarda Kalsel untuk menyusun program kerja yang konkret dan berdampak positif bagi masyarakat.

“Pemerintah Provinsi akan mendukung segala kegiatan yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat,” tegasnya di hadapan pengurus dan anggota Pramuka yang hadir.

Suasana hangat menyelimuti Mahligai Pancasila saat Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menyerahkan bingkisan Ramadan secara simbolis kepada para anggota. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus Kwarda, perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab), hingga anggota Pramuka tingkat Penggalang, Penegak, dan Pandega.

Sebelum waktu berbuka tiba, KH Muslimin Kaderi, Tim Ahli Gubernur Bidang Keagamaan, memimpin zikir dan doa bersama. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan salat Magrib berjemaah dan makan malam bersama sebagai wujud soliditas organisasi.(Adpim/lnk)

 

Bagikan: