
TABALONG, LENTERAKALIMANTAN.NET– Kepolisian Sektor (Polsek) Pugaan mengambil langkah konkret dalam mengawal program ketahanan pangan nasional Kuartal II/2026. Melalui kolaborasi strategis, lahan milik Polsek Pugaan seluas 2 hektare kini disulap menjadi hamparan hijau tanaman jagung pakan hibrida yang dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera.
Tiga personel Polsek Pugaan, AIPDA Rudiansyah, AIPDA Masrullah, S.H., dan BRIPTU Rakhmadinor, turun langsung ke lapangan untuk memonitor perkembangan vegetatif tanaman jagung pakan hibrida di Desa Pugaan RT 02, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, pada Kamis sore, 21 Mei 2026. Langkah ini diambil guna memastikan proyeksi panen pada September 2026 mendatang berjalan tanpa hambatan, sekaligus memperkuat pilar stabilitas pangan di tingkat daerah.
Proyek pertanian berbasis swadaya ini memanfaatkan lahan milik Polsek Pugaan yang dikelola secara intensif oleh Bapak Usman, anggota Poktan Sejahtera. Berdasarkan hasil verifikasi faktual di lapangan, komoditas jagung yang saat ini menginjak usia 15 hari pasca-tanam menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.
Tinggi tanaman tercatat telah mencapai 10 hingga 15 sentimeter dengan kondisi batang yang berkembang kokoh dan merata. Hingga pertengahan Mei ini, sistem pengairan lahan masih mengandalkan pasokan tadah hujan, yang dinilai masih sangat mencukupi untuk mendukung fase vegetatif awal pada musim tanam kali ini.
Secara kronologis, program pendampingan ini dirancang sebagai intervensi hulu-ke-hilir oleh Polri. Keterlibatan aparat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, melainkan masuk ke ranah monitoring agrikultur, mulai dari fase penanaman, perawatan, hingga masa pra-panen kelak.
Jika stabilitas cuaca dan kondisi mikroklimat lahan tetap terjaga, estimasi produktivitas lahan ini akan mencapai puncaknya pada masa panen raya September mendatang.
Menanggapi progres positif ini, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menegaskan komitmen institusinya untuk terus mengawal sektor pertanian rakyat.
“Melalui kegiatan pengecekan ini diharapkan tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen nanti. Kehadiran Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat dan stabilitas pangan daerah,” ujar IPTU Heri Siswoyo resmi kepada media.
sumber: humrestab
editor: tim










