TABALONG – LENTERAKALIMANTAN.NET
Langkah taktis memperkuat ketahanan pangan nasional terus bergulir hingga ke tingkat desa. Di Desa Seradang, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, korps Bhayangkara mulai turun ke sawah untuk memastikan komoditas jagung pakan hibrida tumbuh optimal guna memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun nasional.
Pada Rabu (13/5/2026) sore, jajaran Polsek Haruai melakukan inspeksi mendalam terhadap lahan jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur. Kegiatan ini bukan sekadar patroli rutin, melainkan upaya pendampingan sektor pertanian di lahan seluas satu hektare milik Yaman, seorang petani setempat di RT.05 Desa Seradang.
Kapolsek Haruai, Ipda M. Faizal R, yang memimpin langsung pengecekan tersebut, melaporkan bahwa tanaman jagung hibrida yang ditanam secara swadaya oleh Poktan Sumber Makmur menunjukkan tren positif. Di usianya yang baru menginjak delapan hari, tunas-tunas hijau setinggi 10 hingga 15 sentimeter telah menyembul merata di permukaan tanah.
“Kondisi tanaman tampak tumbuh subur dan merata. Tahap pertumbuhan tunas dan batang jagung berkembang optimal,” ujar Faizal.
Strategi penanaman yang diterapkan petani di Desa Seradang pun tergolong progresif. Mereka menggunakan pola tumpang sisip di sela-sela tanaman sawit—sebuah metode pemanfaatan lahan yang dinilai efektif untuk meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan lahan perkebunan yang sudah ada. Dukungan sistem irigasi yang dikombinasikan dengan tadah hujan turut menjadi faktor kunci stabilitas pasokan air di lokasi tersebut.
Berdasarkan evaluasi lapangan, jika pertumbuhan konsisten tanpa hambatan hama yang berarti, masa panen diprediksi akan jatuh pada September 2026 mendatang. Hal ini diharapkan mampu mendongkrak ekonomi warga desa sekaligus memperkuat cadangan pakan ternak di wilayah Tabalong.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo, melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menegaskan bahwa keterlibatan personel kepolisian dalam memantau sektor pertanian adalah instruksi langsung untuk menyukseskan program ketahanan pangan.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendukung sektor pertanian masyarakat melalui pendampingan dan pemantauan, mulai dari tahap penanaman hingga menjelang panen, sehingga diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat berjalan optimal,” jelas Heri pada Kamis (14/5/2026) pagi.
Keterlibatan aktif Kanit Intelkam Aiptu Suroso, Kanit Sabhara Aipda Noor Ipansyah, dan Bhabinkamtibmas Brigpol Gusti Rizki dalam kegiatan ini menandakan bahwa aspek pengawasan pangan kini menjadi prioritas keamanan dalam arti luas: menjamin ketersediaan perut rakyat tetap terisi.
Data Teknis Proyek Ketahanan Pangan Seradang:
-
Lokasi: RT.05, Desa Seradang, Kec. Haruai.
-
Luas Lahan: 1 Hektare.
-
Komoditas: Jagung Pakan Hibrida (Swadaya).
-
Metode: Tumpang Sisip (Jagung & Sawit).
-
Prediksi Panen: September 2026.












