
BALANGAN — LENTERAKALIMANTAN.NET
Kepolisian Resor (Polres) Balangan menggeber program Polisi Peduli Pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Muhibbin, Desa Mampari, Kabupaten Balangan. Langkah ini diambil sebagai upaya preemtif membentengi para santri dari ancaman kejahatan digital, pelanggaran lalu lintas, hingga kenakalan remaja yang kian marak.
Dalam sosialisasi tersebut, personel Polres Balangan memaparkan sejumlah isu krusial. Materi utama difokuskan pada bahaya laten judi online (judol), sosialisasi aturan berlalu lintas melalui Operasi Patuh Intan 2026, serta pencegahan kenakalan remaja yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.
Tak hanya memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polres Balangan juga membuka ruang motivasi dengan memaparkan informasi penerimaan anggota Polri. Sosialisasi ini ditujukan bagi para santri yang memiliki minat dan cita-cita mengabdi kepada negara melalui institusi kepolisian.
Pihak Polres Balangan menegaskan kehadiran mereka di lingkungan pesantren merupakan langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang disiplin, taat hukum, dan berakhlak mulia.
“Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polres Balangan terhadap dunia pendidikan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” tulis pernyataan resmi perwakilan Polres Balangan dalam keterangannya.
Melalui tagline “Polisi Peduli Pendidikan, Bersama Mencerdaskan Generasi Bangsa”, institusi ini berharap sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan dapat terus diperkuat guna meminimalisasi potensi perilaku negatif di kalangan remaja.

