
Murung Raya, LENTERAKALIMANTAN.NET
2026 – Di tengah dinamika fenomena alam yang semakin tidak menentu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Murung Raya mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya petani lokal, untuk meningkatkan kewaspadaan, adaptasi, dan produktivitas.
Imbauan tersebut disampaikan menyikapi perubahan pola cuaca yang berpotensi mengganggu musim tanam, gagal panen, hingga kesehatan ternak. Kepala Distanik menegaskan ketahanan pangan daerah hanya bisa dijaga jika petani siap menghadapi ketidakpastian iklim.
“Fenomena alam yang tidak menentu menuntut kita semua untuk lebih adaptif. Saya imbau petani lokal segera menyesuaikan jadwal tanam, menggunakan varietas unggul tahan cuaca, serta memastikan sistem drainase lahan berfungsi baik agar tidak mudah tergenang,” ujarnya.
#### Dorong Diversifikasi: Berkebun Sayur untuk Ekonomi Warga Tani
Lebih dari sekadar bertahan, Kepala Distanik juga mendorong pertumbuhan ekonomi warga tani melalui diversifikasi usaha. Ia mengajak petani memanfaatkan lahan pekarangan dan waktu luang untuk berkebun sayur-sayuran.
“Berkebun sayur seperti cabai, tomat, kangkung, dan bayam bisa mengisi waktu yang bermanfaat di samping bertani padi. Selain memenuhi kebutuhan gizi keluarga, hasilnya juga bisa dijual untuk menambah pendapatan rumah tangga,” jelasnya.
Langkah ini, menurutnya, selaras dengan strategi ketahanan pangan berbasis masyarakat dan ekonomi sirkular. Petani tidak hanya menggantungkan hasil dari padi, tetapi juga memiliki sumber pangan dan penghasilan tambahan dari kebun pekarangan.
#### Manfaatkan Data dan Pendampingan Penyuluh
Distanik turut mendorong petani dan peternak untuk rutin memantau prakiraan cuaca BMKG dan aktif berkonsultasi dengan penyuluh pertanian lapangan. Bagi peternak, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan kandang, ketersediaan pakan, dan air bersih guna mencegah wabah penyakit saat cuaca ekstrem.
“Setiap langkah preventif yang dilakukan petani dan peternak hari ini adalah investasi jangka panjang. Tujuannya satu: menjaga ketahanan pangan Murung Raya tetap stabil, mandiri, dan berkelanjutan meski cuaca terus berubah,” tegasnya.
Reporter: Suara Akar Rumput
Narasumber: Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Murung Raya










