
BANJARMASIN LENTERAKALIMANTAN.NET
Persaingan Nusantara Futsal League (NFL) Kalimantan Selatan 2026 semakin memanas memasuki pekan pertama kompetisi. Tujuh tim terbaik Banua kini saling berebut posisi empat besar demi mengamankan tiket menuju babak Final Four sekaligus membuka peluang tampil di putaran nasional.
Berdasarkan klasemen sementara per 23 Juli 2026, HM Academy Barito Kuala memimpin dengan koleksi enam poin sempurna dari dua pertandingan. Tim ini tampil impresif dengan torehan 10 gol dan hanya kebobolan dua kali, sehingga mencatatkan selisih gol terbaik (+8).
Di posisi kedua, Garuda FC Kotabaru juga mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, 77 FC Banjar berada di peringkat ketiga dengan lima poin tanpa menelan kekalahan, disusul Heluvi FC Banjarmasin di posisi keempat dengan empat poin dari dua laga. Keempat tim tersebut untuk sementara menempati zona Final Four.
Persaingan dipastikan masih terbuka lebar karena putaran pertama kompetisi belum berakhir. Di bawah empat besar, Munthe FC Kotabaru mengoleksi tiga poin di posisi kelima, BSJ Tanah Bumbu meraih satu poin, dan Putera Banua Banjarmasin masih belum memperoleh poin dari tiga pertandingan yang telah dijalani.
Tak hanya sektor putra, kompetisi juga berlangsung di kategori putri. Queensha FC Kotabaru dan Assalam Fata Banjarbaru tengah bersaing memperebutkan satu tiket untuk mewakili Kalimantan Selatan pada putaran nasional.
Ketua Pelaksana sekaligus Exco Bidang Kompetisi Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Selatan, Pahrudin, menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini menggunakan sistem half competition pada babak penyisihan. Empat tim dengan poin tertinggi akan melaju ke Final Four yang juga menggunakan format serupa.
“Format kami adalah half competition di babak penyisihan. Empat tim teratas berdasarkan perolehan poin akan maju ke Final Four, yang juga digelar dengan format half competition. Jadi setiap pertandingan benar-benar menentukan dan tidak ada ruang untuk lengah,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Ia menambahkan, regulasi kompetisi dirancang untuk mendukung pembinaan atlet muda. Setiap tim diwajibkan mendaftarkan sedikitnya delapan pemain kategori U-22 dan enam pemain U-19. Adapun pemain senior dibatasi maksimal dua orang dalam daftar tim dan hanya satu pemain senior yang diperbolehkan berada di lapangan secara bersamaan.
“Regulasi ini kami rancang agar kompetisi tetap menjadi wadah pembinaan bagi pemain muda, terutama U-22 dan U-19, tanpa menutup ruang bagi pemain senior yang pengalamannya bisa memberikan kontribusi bagi tim,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua AFP Kalimantan Selatan, H. Anwar Hadimi, menegaskan bahwa Nusantara Futsal League memiliki arti penting karena tim juara akan membawa nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
“Ini bukan kompetisi main-main. Juara di sini akan membawa nama Kalimantan Selatan ke pentas nasional. Itu yang membuat setiap tim tampil dengan motivasi penuh sejak laga pertama,” tegasnya.
Ia berharap kompetisi yang didukung Dispora Kalimantan Selatan, KONI Kalimantan Selatan, PSSI Kalimantan Selatan, dan AFP Kalimantan Selatan tersebut mampu menjadi sarana pembinaan berkelanjutan yang melahirkan talenta-talenta futsal Banua yang kompetitif di level nasional.
Dengan sejumlah pertandingan yang masih akan digelar pada putaran pertama, setiap poin menjadi sangat berharga dalam menentukan empat tim terbaik yang berhak melaju ke Final Four Nusantara Futsal League Kalimantan Selatan 2026(mckalsel/lnk).











