PULAU BASAN ASRI, LENTERAKALIMANTAN.NET–
Kepala Desa Danau Usung, Rahmad, S.Pd., menghadiri pesta pernikahan salah satu warga di Blok H.2, Pulau Basan Asri 2. Kehadiran orang nomor satu di desa tersebut tidak sekadar formalitas, melainkan bentuk apresiasi langsung terhadap tradisi gotong royong dan kerukunan warga yang dinilai menjadi pondasi penting pembangunan non-fisik desa.
Sejak pagi hari, warga dari berbagai blok di Pulau Basan Asri berdatangan secara sukarela. Tanpa sekat kelompok, mereka bahu-membahu mendirikan tenda, menyambut tamu, hingga menyiapkan hidangan khas. Fenomena swadaya masyarakat dalam momen domestik ini dinilai menjadi potret nyata dari terjaganya legitimasi sosial dan rasa kekeluargaan di tingkat akar rumput.
Dalam kunjungannya, Kepala Desa Danau Usung, Rahmad, memberikan ucapan selamat sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara otoritas desa dan warga.
“Kehadiran kita di sini adalah bukti bahwa pemerintah desa dan masyarakat adalah satu keluarga besar. Saat bahagia kita bersama, saat susah kita menguatkan,” ujar Rahmad di lokasi acara.
Bagi komunitas lokal, kehadiran figur pemimpin dalam momentum informal seperti ini memiliki signifikansi sosiologis yang mendalam. Warga menilai kehadiran pemerintah di luar forum formal dapat mengikis jarak birokrasi, membangun kepercayaan publik (public trust), serta menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap program-program desa ke depan.
Pemerintah Desa Danau Usung saat ini tengah membidik keselarasan pembangunan fisik dengan penguatan aspek sosial-budaya. Melalui partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga harmoni kehidupan bertetangga, Desa Danau Usung optimistis mampu menjadi role model desa yang rukun, mandiri, dan berdaya di wilayahnya.











