MURUNG RAYA –  LENTERAKALIMANTAN.NET-

Tim Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Utara sukses menyabet gelar juara pertama dalam Turnamen Futsal PWI Se-DAS Barito 2026. Laga pamungkas yang berlangsung kompetitif di Gedung Futsal Jerah Jorih, Kabupaten Murung Raya, Sabtu (11/7/2026) tersebut, secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Murung Raya, Jayadi. Kompetisi antarkuli tinta ini tak sekadar menjadi ajang adu tangkas di lapangan berlantai oranye, melainkan dirancang sebagai ruang strategis untuk mempererat solidaritas pers sekaligus memantik denyut ekonomi daerah pasca-pandemi.

Langkah PWI Barito Utara menuju podium tertinggi diraih setelah berhasil meredam ambisi tim-tim terbaik dari wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito. Berdasarkan hasil akhir klasemen turnamen, posisi kedua ditempati oleh PWI Gunung Mas, disusul oleh PWI Barito Timur di peringkat ketiga. Sementara itu, tim tuan rumah, PWI Murung Raya, harus puas bertengger di posisi keempat.

Di luar tensi tinggi pertandingan, perputaran ekonomi lokal justru menjadi sorotan utama. Kehadiran ratusan delegasi insan pers dari berbagai kabupaten tetangga selama beberapa hari terbukti memberikan dampak berantai (multiplier effect) yang signifikan bagi Kabupaten Murung Raya selaku tuan rumah. Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dilaporkan mengalami lonjakan omzet.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang digagas oleh organisasi profesi jurnalis ini. Jayadi menilai turnamen ini merupakan bentuk investasi daerah yang cerdas dan efisien.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya, kami berterima kasih kepada PWI Murung Raya. Kegiatan ini menyehatkan, mempererat solidaritas insan pers, dan menjadi contoh nyata menjunjung sportivitas,” ujar Jayadi saat prosesi penutupan.

Ia menambahkan bahwa efek domino terhadap ekonomi lokal menjadi nilai tambah yang sangat krusial. “Kegiatan seperti ini mempromosikan daerah kita. Ini investasi kecil yang hasilnya besar bagi ekonomi lokal,” tegasnya.

Senada dengan pemerintah daerah, Ketua PWI Kabupaten Murung Raya menegaskan bahwa esensi dari turnamen ini melampaui urusan menang dan kalah. Bagi organisasi, lapangan futsal adalah medium lain untuk menguji kedisiplinan dan profesionalisme yang linier dengan nafas kode etik jurnalistik.

“Kami ingin PWI hadir tidak hanya di ruang redaksi, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan karakter dan kesehatan insan pers,” ucap Ketua PWI Murung Raya.

Kesuksesan perhelatan olahraga ini juga tidak lepas dari sokongan kemitraan media, di antaranya melalui publikasi masif dari PolitaBorneo.com dan KaltengInside.com.

Dengan berakhirnya Turnamen Futsal PWI Se-DAS Barito 2026, PWI Murung Raya berharap agenda ini dapat diinstitusikan menjadi agenda rutin tahunan. Langkah ini diharapkan terus menjadi motor penggerak gaya hidup sehat sekaligus mempertegas posisi PWI sebagai organisasi profesi yang aktif, kreatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di luar produk jurnalisme

(Muslim)

Bagikan: