Wakil Ketua I PMII Kabupaten Barito Kuala, Pink Manarul Alam,

MARABAHANLENTERAKALIMANTAN.NET

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Barito Kuala menyerukan aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjaga stabilitas keamanan daerah di tengah rentetan momentum hari besar nasional dan internasional. Kendati demikian, organisasi mahasiswa ini menegaskan komitmennya untuk tetap bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Wakil Ketua I PMII Kabupaten Barito Kuala, Pink Manarul Alam, menyatakan bahwa situasi yang aman, tertib, dan kondusif merupakan prasyarat mutlak bagi keberlangsungan pembangunan daerah. Namun, ruang damai tersebut tidak boleh menidurkan daya kritis mahasiswa.

“Selagi itu bermanfaat bagi masyarakat, kami mendukung langkah pemerintah daerah dan aparat keamanan. Namun, PMII Barito Kuala juga akan selalu mengawal kebijakan dan hal yang kiranya merugikan masyarakat Barito Kuala,” tegas Pink dalam keterangan resminya pada, Selasa (26/5/26)

Menurut Pink, tantangan terbesar dalam menjaga kondusifitas saat ini adalah derasnya arus informasi digital. Momentum hari besar, yang seharusnya menjadi perekat sosial dan ruang toleransi, kerap kali rentan dipolitisasi oleh isu-isu provokatif di jagat maya.

Oleh karena itu, ia mendesak pemuda dan mahasiswa untuk mengambil tanggung jawab moral sebagai penyaring informasi di masyarakat.

“Pemuda dan mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga persatuan serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif maupun informasi yang belum jelas kebenarannya, baik di lingkungan masyarakat maupun di media sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketajaman generasi muda dalam memilah informasi sangat krusial demi meredam potensi konflik sosial yang dipicu oleh hoaks. Perbedaan pandangan politik maupun latar belakang sosial harus dikelola sebagai energi positif untuk membangun daerah, bukan pemantik perpecahan.

Di akhir keterangannya, PMII Barito Kuala berharap seluruh lapisan masyarakat dapat terus meningkatkan kepedulian sosial guna menciptakan iklim kehidupan yang harmonis di Barito Kuala.

“Perbedaan pandangan maupun latar belakang hendaknya menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan, bukan menjadi pemicu perpecahan, untuk bersama membangun Barito Kuala yang lebih baik lagi,” kata Pink.

Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kokoh antara masyarakat sipil, pemuda, dan aparat, Kabupaten Barito Kuala akan tetap kokoh di atas fondasi kedamaian. “Dengan semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan, kami berharap Kabupaten Barito Kuala tetap aman, damai, dan kondusif pada setiap momentum kegiatan nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Bagikan: