
Banjarbaru- LENTERAKALIMANTAN.NET
Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Selatan menggelar sosialisasi pengelolaan arsip dan penilaian kinerja pegawai sebagai langkah strategis meningkatkan kapasitas aparatur yang tertib dan akuntabel. Kegiatan berlangsung di Banjarbaru, Selasa (28/4/2026), dengan fokus pada penguatan sistem evaluasi kinerja serta tata kelola kearsipan.
Sekretaris Diskominfo Kalsel, Mashudi, menyatakan bahwa penguatan dua aspek tersebut menjadi kunci dalam mendorong profesionalisme aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, sistem penilaian kinerja harus ditopang mekanisme evaluasi berjenjang agar setiap program berjalan sesuai target.
“Melalui evaluasi yang sistematis, setiap pegawai dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara terukur. Selain itu, penting menjaga keseimbangan antara punishment dan reward sebagai motivasi,” ujarnya.
Evaluasi kinerja dilakukan secara periodik, mulai bulanan hingga tahunan. Pegawai berprestasi akan diberikan penghargaan, baik dalam bentuk sertifikat maupun penugasan khusus, sebagai bentuk apresiasi atas disiplin dan dedikasi.
Di sisi lain, Diskominfo Kalsel juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi ASN. Setiap pegawai diwajibkan memenuhi minimal 30 jam pelajaran pengembangan kompetensi per tahun, yang menjadi bagian dari indikator Indeks Profesionalitas sekaligus berpengaruh pada manajemen talenta dan pengembangan karier.
“Pengembangan kompetensi menjadi kunci meningkatkan daya saing ASN dan memastikan penempatan pegawai sesuai potensi serta kinerja,” tambah Mashudi.
Pada aspek kearsipan, seluruh unit kerja didorong meningkatkan tertib administrasi, mulai dari pengelolaan SPJ, kuitansi, hingga dokumentasi kegiatan. Materi pengelolaan arsip disampaikan oleh Dini Rahmadina yang menekankan pentingnya sistem kearsipan sesuai standar.
Diskominfo Kalsel juga mulai mengakselerasi transformasi menuju pengarsipan digital. Sistem yang terintegrasi dinilai mampu mempercepat proses pencarian data sekaligus meningkatkan efisiensi kerja.
“Pengelolaan arsip yang baik menjadi fondasi dalam pengambilan keputusan yang akurat oleh pimpinan,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, Diskominfo Kalsel menargetkan peningkatan kualitas kinerja aparatur sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel(mckalsel/lnk).











