PURUK CAHU LENTERAKALIMANTAN.NET Curah hujan tinggi akibat cuaca ekstrem mulai memicu luapan Sungai Barito, Kalimantan Tengah. Sejumlah desa yang berada di sepanjang bantaran sungai di Kabupaten Murung Raya kini mulai terendam banjir. Menanggapi situasi yang kian mengkhawatirkan ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya langsung menetapkan alarm kewaspadaan tinggi bagi masyarakat setempat.

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Tuti Marheni, S.E., meminta warga yang bermukim di wilayah rawan bencana untuk segera meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan debit air secara berkala. Menurutnya, langkah antisipasi dini adalah kunci utama dalam menghadapi ancaman banjir tahunan ini.

“Masyarakat yang tinggal di area terendah perlu berada dalam kondisi siaga satu. Langkah antisipasi dini dinilai penting untuk meminimalisir risiko korban jiwa maupun kerugian harta benda,” tegas Tuti Marheni saat memberikan keterangan pers, Minggu (14/6/26)

Politikus Murung Raya ini juga menyoroti pentingnya kecepatan arus informasi di lapangan. Tuti mendesak adanya sinergi yang solid antara pemerintah desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan relawan warga agar data ketinggian air bisa diakses secara real-time. Keterbukaan informasi ini krusial agar warga tidak terlambat mengambil keputusan untuk mengungsi.

Selain masalah informasi, kesiapan logistik di zona merah banjir juga menjadi sorotan tajam parlemen. Warga diimbau tidak hanya waspada, tetapi juga mulai melakukan tindakan penyelamatan aset secara mandiri.

“Penting untuk menjaga jalur komunikasi dan menyiapkan kebutuhan darurat. Persiapan logistik, dokumen penting, serta titik evakuasi harus dipastikan tersedia di setiap desa yang berpotensi terdampak,” tambah Tuti mengingatkan.

Di akhir pernyataannya, Tuti menegaskan bahwa DPRD Murung Raya tidak akan tinggal diam. Pihaknya berkomitmen untuk terus memantau penanganan dampak banjir di lapangan secara berkala. Parlemen juga mendorong pemerintah daerah (Pemda) setempat untuk memperkuat sistem mitigasi bencana jangka panjang agar dampak luapan Sungai Barito dapat ditekan seminimal mungkin.

Kendati situasi di beberapa titik mulai memasuki fase krusial, Tuti berharap seluruh lapisan masyarakat tetap tenang dan rasional. “Kami berharap seluruh lapisan masyarakat tetap waspada namun tidak panik dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu ini,” pungkasnya.

Reporter: Suara Akar Rumput

Bagikan: