AMUNTAI, LENTERAKALIMANTAN.NET— Dewan Perwakilan Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPK APINDO) Hulu Sungai Utara membagikan ratusan paket masker dan vitamin gratis kepada siswa SMAN 1 Amuntai, Kamis, 27 Agustus 2026. Langkah tanggap darurat yang berlangsung mulai pukul 10.30 WITA ini diambil sebagai respons atas memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan Selatan.

Aksi sosial ini menyasar sektor pendidikan untuk menekan risiko penyakit saluran pernapasan pada kelompok rentan, tanpa mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM) yang tengah berlangsung.

Ketua DPK APINDO Kabupaten Hulu Sungai Utara, Romeir Emma Ramadayanti Rivilla, menegaskan bahwa penurunan kualitas udara yang dipicu paparan kabut asap memicu ancaman serius bagi ketahanan fisik pelajar saat menjalani aktivitas sekolah.

“Kondisi kabut asap yang terjadi belakangan ini sangat berpotensi mengganggu kesehatan dan proses belajar anak-anak kita. Selain membagikan masker dan vitamin, kami juga mengingatkan para siswa dan pihak sekolah untuk sementara waktu mengurangi kegiatan di luar ruangan (outdoor). Jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak, lebih baik fokus beraktivitas di dalam ruang kelas atau rumah demi menjaga kesehatan,” kata Emma di Amuntai, Kamis, 27 Agustus 2026.

Pihak manajemen SMAN 1 Amuntai menyambut positif langkah protektif yang diprakarsai oleh asosiasi pengusaha tersebut. Melalui edukasi pencegahan dan pembagian suplemen kesehatan ini, APINDO HSU mendorong kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk bahu-membahu meredam dampak buruk fenomena asap karhutla sepanjang musim kemarau.