BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI yang dipimpin Abdul Wachid di Ruang Rapat H. Maksid, Banjarbaru, Jumat (28/8/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung kesiapsiagaan serta kendala mitigasi dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalsel.

Sekdaprov Kalsel menyampaikan bahwa dari total luas wilayah Kalsel, sebanyak 71 persen (sekitar 2,6 juta hektare) merupakan area hutan dan lahan yang rawan terbakar. Wilayah terdampak paling parah meliputi Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Laut. Kebakaran ini memicu kepulan asap yang mengganggu transportasi, kesehatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan.

“Upaya pengendalian karhutla kami fokuskan pada area prioritas ring satu, terutama di kawasan Guntung Damar dan Hutan Lindung yang berdekatan dengan Bandara Syamsudin Noor serta pemukiman warga. Penanganan dilakukan melalui pemadaman, pembasahan, normalisasi kanal, hingga pengerahan alat berat dan personel gabungan,” ujar Syarifuddin membacakan sambutan Gubernur Kalsel H. Muhidin.

Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengungkapkan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan perangkat drone termal untuk mendeteksi titik panas dan bara api yang tersembunyi di bawah permukaan lahan gambut secara akurat.

Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, menegaskan bahwa penanganan karhutla di lahan gambut memerlukan metode khusus dan koordinasi lintas sektor bersama BNPB serta kementerian terkait, baik untuk pemadaman, penanganan dampak kesehatan, maupun penataan sumber air.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VIII DPR RI bersama BNPB menyerahkan bantuan sarana dan operasional untuk memperkuat lembaga daerah:

BPBD Kota Banjarbaru: 1 Unit Mobil Truk Serbaguna (Rp803.000.000)

BPBD Kabupaten Tapin: 1 Unit Mobil Truk Tangki Air (Rp785.000.000)

BPBD Kabupaten Banjar: 1 Unit Mobil Rescue Suzuki D-Max (Rp695.000.000)

BPBD Kabupaten Barito Kuala: 1 Unit Mobil Pick Up (Rp319.900.000)

BPBD Kabupaten Tanah Laut: 1 Unit Mobil Pick Up (Rp319.900.000)

BPBD Provinsi Kalsel: Dana Siap Pakai (Rp200.000.000)

(adpim/lnk).