SURABAYALENTERAKALIMANTAN.NET Dewan Pimpinan Pusat Sekber Wartawan Indonesia (DPP SWI) resmi menggandeng Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) untuk menggembleng profesionalisme jurnalis di wilayah Indonesia Timur. Kerja sama strategis ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Gedung Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unitomo, Surabaya, Jumat (28/8/2026).

Melalui kemitraan ini, SWI menargetkan sebanyak 72 jurnalis dari 10 wilayah pengurusan—mulai dari Jawa Timur, Bali, Kalimantan (Kalsel, Kalteng, Kaltim), Sulawesi (Sulsel, Sulteng, Sulbar), hingga Maluku Utara dan Papua—dapat mengantongi sertifikasi kompetensi resmi. Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tahap awal tersebut bakal dipusatkan di dua kota utama, yakni Banjarmasin dan Surabaya.

Ketua Umum DPP SWI, Iskandar, S.Sos., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bukti konkret organisasi dalam meningkatkan standar kapasitas anggotanya di tengah disrupsi media.

“Ini menunjukkan keseriusan DPP SWI dalam upaya meningkatkan kompetensi anggota SWI. Saya harapkan seluruh anggota memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujar Iskandar usai prosesi penandatanganan MoU.

Ia menambahkan, urusan teknis pendaftaran hingga eksekusi pelaksanaan akan dikomandoi langsung oleh Bidang Pendidikan dan Latihan (Diklat) serta Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) DPP SWI di bawah koordinasi Sekretaris Jenderal.

Prosesi penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan langsung oleh Ketum SWI Iskandar dan Direktur LUKW Unitomo, Dr. Drs. Harliantara, M.I.Kom. Agenda ini turut disaksikan oleh Sekjend SWI Herry Budiman, Kabid OKK Riki, Ketua DPW SWI Jatim Hadi Martono, beserta jajaran pengurus LUKW Unitomo, yakni Sekretaris Dra. Zulaikha, M.Si., dan Bendahara Dra. Farida, M.Si.

Sementara itu, Direktur LUKW Unitomo, Harliantara, menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pers merupakan harga mati untuk menghadapi kompetisi global yang makin dinamis.

“Kami siap menyelenggarakan UKW bersama SWI di mana pun. Langkah yang diambil SWI ini sangat tepat. Tujuan utamanya bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan pembekalan esensial agar para wartawan bertindak profesional di lapangan,” tegas Harliantara.

Harliantara berharap seluruh komitmen yang tertuang dalam nota kesepahaman dapat terealisasi secepatnya pada tahun ini agar memberikan dampak nyata bagi pengembangan karier para jurnalis.

Acara penandatanganan kerja sama interregional tersebut ditutup dengan penyerahan cinderamata berupa buku ajar Public Speaking karya Dr. Drs. Harliantara kepada Ketua Umum SWI.