
BALANGAN, LENTERAKALIMANTAN.NET— Kepolisian Resor Balangan mengintensifkan pendekatan humanis ke kawasan perdesaan melalui program unggulan “Barakallah” (Bhayangkara Bersedekah Karena Allah). Kali ini, rombongan personel kepolisian menyasar Desa Mantuyan, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, dengan membawa paket bantuan pangan dan layanan medis bebas biaya pada Jumat, 4 September 2026.
Langkah ini dirancang untuk memperluas cakupan peran kepolisian di luar fungsi penegakan hukum dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Di Desa Mantuyan, warga lokal tidak hanya menerima bantuan paket sembako, tetapi juga memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan langsung di lokasi.
Kapolres Balangan, AKBP Arif Mansyur Supartono, menyatakan bahwa aksi sosial ini diselenggarakan atas dasar keikhlasan untuk meringankan beban ekonomi sekaligus menjaga kondisi fisik warga di wilayah terpencil.
“Program Barakallah ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Apa yang kami berikan mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Arif dalam keterangannya, Jumat, 4 September 2026.
Menurut Arif, aksi berbagi sembako dan intervensi kesehatan ini bukan sekadar agenda seremoni instansi, melainkan komitmen berkelanjutan Polres Balangan dalam membangun komunikasi dan memupuk semangat gotong royong bersama warga setempat.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif kepolisian dalam kegiatan kemasyarakatan akan terus dijadwalkan secara berkala di pelbagai titik di Kabupaten Balangan.
“Berbagi bukan hanya tentang apa yang kita berikan, tetapi tentang keikhlasan dan kepedulian kepada sesama. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat,” ujar Arif.
Melalui tagline operasional Polres Balangan Sanggam Presisi—Bekerja dengan Ikhlas, Bertindak Profesional, Hadir untuk Masyarakat—kepolisian setempat mengedepankan wajah Polri yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan dasar warga.

