
BANJARMASIN — LENTERAKALIMANTAN.NET
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, mengambil langkah cepat dengan mengucurkan bantuan uang pribadi senilai Rp5 juta per orang bagi para korban selamat insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Bantuan ini diserahkan langsung saat menjenguk para korban yang diinapkan di Hotel Kharisma, Banjarmasin, pada Rabu, 16 September 2026.
Langkah taktis ini diambil lantaran para korban selamat terbentur aturan klaim asuransi yang tidak menanggung biaya pemulangan mereka.
“Kami berinisiatif menyerahkan bantuan pribadi, bukan pemerintah. Karena mungkin ada yang ingin segera pulang,” tegas Gubernur Muhidin di sela kunjungannya.
Bantuan tersebut diestimasi cukup untuk menutup biaya tiket pesawat hingga transportasi darat menuju kediaman masing-masing. Bahkan, bagi korban yang berdomisili di wilayah jauh seperti Sumatra dan Flores (Nusa Tenggara Timur), Muhidin memastikan akan menambah alokasi dana untuk tiket penerbangan lanjutan.
Inisiatif ini krusial mengingat regulasi PT Jasa Raharja dan Asuransi Jasa Raharja Putera hanya mengover santunan bagi korban meninggal dunia serta penjaminan biaya pengobatan pasien rawat inap di rumah sakit. Artinya, korban selamat yang kehilangan barang bawaan dan dokumen penting berada dalam posisi rentan tanpa alokasi biaya kepulangan resmi.
Dalam dialog langsung dengan Gubernur, para korban menyuarakan ketidakpastian atas pertanggungjawaban pemilik kapal maupun manajemen KM Virgo Transport 8 mengenai ganti rugi barang-barang mereka yang hanyut. Menanggapi hal tersebut, Muhidin secara tegas mengingatkan para korban untuk menahan diri.
Muhidin menyarankan agar para korban tidak terburu-buru menerima pemberian atau tawaran penyelesaian dari pihak pemilik kapal sebelum ada rilis investigasi resmi dari aparat berwenang terkait penyebab pasti kecelakaan laut tersebut.
Koordinator korban selamat di Hotel Kharisma, Andre, menyampaikan apresiasinya atas respon cepat Pemerintah Daerah dan alokasi dana pribadi Gubernur.
“Dana tersebut akan sangat membantu biaya kepulangan kami ke tempat tinggal masing-masing, terlebih sebagian besar dari kami kehilangan barang-barang serta dokumen penting,” ungkap Andre.
Penyerahan uang bantuan dan tiket dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Muhidin dengan didampingi Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus dan Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar.
Usai menjenguk korban di hotel, rombongan bertolak ke Posko Utama di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Di lokasi tersebut, Gubernur Muhidin melakukan koordinasi penanganan pascabencana bersama Wakil Menteri Perhubungan RI, Komjen Pol (Purn) Suntana.
KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan fatal hingga tenggelam pada Minggu dini hari saat berlayar di rute Surabaya menuju Banjarmasin. Berdasarkan data per Rabu, 16 September 2026, dari total 243 penumpang dan kru, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 114 orang—dengan rincian 108 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia. Sementara itu, 129 orang sisanya masih dalam pencarian intensif di perairan terdampak.
(Adpim/Yudha)

