
PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan iman dan taqwa sebagai pondasi utama serta pegangan hidup sehari-hari. Pesan spiritual ini disampaikan Rumiadi sebagai perenungan mendalam atas hakikat kehidupan dan dinamika sosial masyarakat di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Rumiadi menekankan kesadaran akan kesementaraan hidup menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan sikap, baik saat menghadapi ujian maupun kelimpahan rezeki.
“Hidup ini hanya sementara. Ketika kita memahami semua adalah titipan, maka kita akan belajar untuk lebih bersabar dalam ujian, bersyukur dalam nikmat, dan ikhlas dalam setiap ketentuan-Nya,” ujar Rumiadi saat menyampaikan refleksinya, Selasa (29/9/2026).
Politisi senior tersebut menguraikan setiap elemen dalam kehidupan memiliki maknanya masing-masing. Hidup merupakan waktu yang dipinjamkan Sang Pencipta, harta adalah rezeki yang dititipkan untuk dimanfaatkan, jodoh merupakan anugerah, sedangkan musibah hadir sebagai sarana menguatkan ketahanan iman. Adapun kepastian akhir dari seluruh perjalanan hidup manusia adalah kematian.
Oleh karena itu, penyegaran nilai-nilai spiritual dianggap sangat krusial, tidak hanya untuk ketenangan pribadi tetapi juga dalam mempererat kebersamaan sosial.
Rumiadi mendorong warga Murung Raya untuk tidak larut dalam duka ketika ditimpa kemalangan, serta tidak jumawa saat meraih keberhasilan. Penguatan kualitas iman dan taqwa dinilainya berbanding lurus dengan pembentukan karakter masyarakat yang kokoh.
“Dengan iman yang kuat, hati akan menjadi tenang, hidup akan lebih bermakna, dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Murung Raya yang berakhlak mulia dan sejahtera akan terwujud,” tuturnya.

