PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET-

Jalur rawan Gunung Kurung Panjang, Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, kembali menelan korban material. Sebuah truk tronton Hino 500 bernomor polisi BH 8236 PU yang mengangkut alat berat jenis Zoomlion terguling hingga terperosok ke semak belukar di sisi jalan pada Kamis, 2 Oktober 2026.

Meski tak memakan korban jiwa, insiden kecelakaan tunggal ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas dan membahayakan para pengguna jalan yang melintas.

Kecelakaan diduga kuat dipicu oleh kombinasi kondisi jalan yang licin seusai diguyur hujan serta beban muatan kendaraan yang melampaui batas toleransi. Saat melintasi tikungan menanjak yang dikenal curam, truk bertuliskan Bhallista Gunung tersebut kehilangan keseimbangan hingga akhirnya oleng dan terguling.

Insiden berulang di titik yang sama ini memantik reaksi keras dari legislatif lokal. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, menegaskan peristiwa semacam ini tidak bisa lagi ditoleransi sebagai sekadar musibah biasa.

“Bukan untuk sekali ini saja. Pihak Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Murung Raya berulang kali mengimbau agar setiap unit kendaraan bisa memaksimalkan kapasitas muatan, apalagi pada saat melintas jalur umum,” kata Rejikinoor saat dimintai konfirmasi.

Rejikinoor mendesak para pemilik armada angkutan berat dan pengemudi untuk disiplin mematuhi regulasi tonase demi keselamatan publik, terlebih ketika melintasi jalur tengkorak seperti Gunung Kurung Panjang.

Di lokasi kejadian, warga sekitar bersama aparat gabungan langsung turun tangan melakukan pengamanan arus lalu lintas secara swadaya guna mengurai kemacetan sembari menunggu proses evakuasi unit kendaraan. Pengendara yang melintas diimbau untuk ekstra waspada, membatasi kecepatan, dan menjaga jarak aman, terutama saat cuaca buruk.

(Muslim)