
MURUNG RAYA — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) menggelar Pelatihan Keterampilan Tata Rias dan Pengembangan Usaha Salon di Kecamatan Laung Tuhup. Program ini difokuskan untuk memperkuat kapasitas serta mendorong kemandirian ekonomi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di wilayah setempat.
Diikuti puluhan peserta yang didominasi perempuan dan kaum muda, pelatihan ini mengombinasikan penguasaan teknik tata rias—dari tingkat dasar hingga tren modern—dengan manajemen bisnis praktis. Selain mengasah keterampilan teknis, para peserta dibekali pemahaman manajemen keuangan sederhana, strategi branding, standar pelayanan pelanggan, hingga pemanfaatan media digital dan e-commerce untuk pemasaran usaha.
Camat Laung Tuhup, Anwari Irwansyah, menyambut positif inisiatif ini. Ia menilai materi pelatihan sangat strategis dalam mendorong hadirnya wirausaha mandiri di tingkat lokal.
“Ini adalah bekal keterampilan yang sangat berharga, tidak hanya untuk mempercantik diri, tetapi untuk membuka peluang usaha yang mandiri dan berkelanjutan,” kata Anwari saat memberikan sambutan, Sabtu (24/10/26)
Anwari menambahkan, keberlanjutan program menjadi kunci utama agar dampak pelatihan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar. Ia mendorong para alumni pelatihan agar berani melangkah memulai unit usaha baru.
“Harapan kami, setelah pelatihan ini, ibu-ibu dan anak-anak muda di Laung Tuhup bisa lebih kreatif, inovatif, dan percaya diri untuk membuka usaha salon sendiri. Manfaatkan ilmu tata rias ini dengan baik, jaga profesionalisme, dan terus beradaptasi dengan tren kecantikan masa kini,” tuturnya.
Melalui penguatan sektor industri kecantikan ini, Pemkab Murung Raya menargetkan peningkatan daya saing para pelaku IKM dan UKM lokal agar mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat struktur ekonomi kreatif di tingkat desa dan kecamatan.

