PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya membawa angin refleksi yang tajam. Di tengah dinamika zaman yang serba digital, pemuda setempat diajak untuk tidak sekadar mengenang sejarah, melainkan aktif menciptakannya kembali melalui karya nyata dan penguasaan ilmu pengetahuan.
Pesan tersebut disuarakan oleh Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I., saat ditemui di Puruk Cahhu, bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda. Menurutnya, esensi ikrar pemuda telah bergeser dari sekadar janji menyatukan Nusantara menuju panggilan untuk berdaulat secara moral, pendidikan, dan karakter kebangsaan.
“Kita tidak lagi memperjuangkan kemerdekaan dengan bambu runcing. Perjuangan kita hari ini adalah melawan degradasi moral, disinformasi, dan krisis keteladanan. Pemuda Murung Raya harus berani menjadi leader yang berakhlak, bukan sekadar follower,” ujar Imanudin, legislator yang dikenal konsisten mengawal isu pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Dalam pandangannya, tantangan pemuda kontemporer jauh lebih kompleks karena beririsan langsung dengan arus globalisasi dan disrupsi informasi. Untuk menjawab tantangan tersebut, Imanudin memaparkan tiga pesan strategis yang perlu dipegang teguh oleh generasi muda Murung Raya:
-
Kuatkan Karakter dan Akhlak: Di tengah keterbukaan informasi tanpa batas, integritas dan akhlak mulia merupakan benteng utama agar generasi muda tidak tergerus arus negatif.
-
Perkuat Literasi dan Pendidikan: Pemuda dituntut haus akan ilmu pengetahuan dan menguasai teknologi, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai keagamaan, semangat gotong royong, serta kearifan lokal.
-
Berani Mengambil Peran Kebangsaan: Komisi I DPRD Murung Raya membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi aktif pemuda dalam merawat toleransi, kerukunan umat beragama, dan ekosistem demokrasi yang sehat di daerah.
Ia menilai, semangat yang diusung dalam momentum Sumpah Pemuda tahun ini sangat selaras dengan visi strategis pemuda sebagai garda terdepan penjaga persatuan bangsa.
“Ketika pemuda bergerak dengan ilmu dan akhlak, maka Indonesia akan bersatu dengan kokoh. Dan ketika Indonesia bersatu, kedaulatan bangsa yang berkeadilan akan benar-benar terwujud. Selamat Hari Sumpah Pemuda Ke-98. Mari kita ukir sejarah baru untuk Murung Raya yang bermartabat,” pungkasnya.
(Muslim)


